Selasa, 09 Agustus 2011

Festifal Thong-thong Lek masih fokus tradisional

Rembang-Dinas kebudayaan pariwisata pemuda dan olahraga kembali akan menggelar festival musik tradiisional thong-thong lek tahun 2011 dalam menyemarakkan hari raya Idul fitri.


Panitia penyelenggara Karsono sekaligus Kabid kebudayaan mengatakan, pelaksanaan kegiatan akan digelar mulai tanggal 25 agustus dengan pentas keliling start dibelakang pendopo kabupaten, dan finish di galonan. Sedangkan hari jumat 26 agustus Grand final pentas panggung dihalaman stadion krida rembang.


Penyelenggaraan festifal kali ini masih difokuskan pada musik tradisional sedangkan peserta thong-thongklek elektrik masih sebatas penggembira.


Materi lagu wajib yang diusung bernuansa religi islami yakni lagu wajib Aba ta sta dan Tobat Maksiat dari Wali. Sedang lagu pilihan Rembang Bangkit, Ketaman asmoro, ngamen 2, Tombo ati, hari Jumat, istri solekhah dan Perdamaian.


Karsono menambahkan semua peserta lomba thong-thong lek tradisional maksimal hanya diperbolehkan memakai kendaraan cold diesel. Pendaftaran peserta di Kantor Dinbudparpora mulai tanggal 4 agustus hingga 23 agustus . Kejuaran diambil 1,2,3 dan harapan 1, 2 ,dan 3. Mendapatkan piala dan uang pembinaan dengan nominal Rp 1,5 juta, 1 juta dan 500 ribu rupiah


Sedangkan Harapan dan Keinginan Peserta elektrik untuk biisa mengikuti lomba tahun ini belum bisa terkabul, Menurut Karsono, masih mempertimbangan berbagai aspek menyangkut finansial, keamanan, juri dan persiapan lainnya. Rencananya pada pelaksanaan tahun 2012 nanti diupayakan peserta thong-thongklek elektronik bisa mengikuti lomba.


Karsono menambahkan, kaitannya dengan Wisatawan, tradisi festifal thong-thong lek ini diharapkan bisa mengangkat kota rembang, karena satu-satunya tradisi di propinsi jawa tengah yang digelar menjelang hari raya idul fitri. Festifal tradisi thong-thongk lek di rembang sudah ada sejak tahun 1972 hingga sekarang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar