Sluke Untuk mensiasati cara bercocok tanam pada saat musim kemarau, BPP Kecamatan Sluke, sejak tanggal 1 Agustus sampai dengan 10 agustus, mengadakan pelatihan sekolah lapang iklim (SLI). Kegiatan yang di gelar di aula BPP setempat di ikuti 25 ketua kelompok tani yang ada di Kecamatan sluke.
Kordinator PPL Kecamatan Sluke Marsam menjelaskan, pelatihan meliputi teori dan praktek, untuk teori berlangsung selama 5 hari di isi dengan pengenalan iklim dan komoditas yang cocok di kembangkan,
Pada kondisi iklim basah, petani harus bisa menyikapi dengan melakukan penanaman komoditas pertanian, seperti padi dan untuk iklim kering menanam jagung ,cabe, melon dan semangka.
Untuk mengetahui budidaya pertanian secara langsung petani di ajak langsung terjun kelapangan, salah satunya melakukan pemantuan pada komoditas jagung di lahan milik kelompok tani Ngudi Makmur desa Langgar, yang bisa tumbuh dengan baik pada saat musim kemarau.
Terpisah Ketua Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Langgar Darsono menambahkan, banyak manfaat yang bisa di peroleh para kelompok tani yang sedang mengikuti pelatihan SLI, di antaranya petani bisa mengetahui keadaan iklim dan cuaca, sehingga bisa merencanakan secara tepat komoditas yang cocok yang akan di tanam, dengan demikian petani bisa menimalisir kerugian .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar