Senin, 08 Agustus 2011

Launching pendirian rumah madu

Rembang-Letak lokasi wisata Dampo Awang Beach Taman Rekreasi Pantai Kartini (DABTRPK) Rembang yang berada di jalur pantura dipandang strategis oleh Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah. Oleh karena itu tempat wisata kebanggaan warga Rembang itu dipilih didirikan rumah madu.


Pengelola DABTRPK Sriyono didampingi manajer pemasaran Jeffry menyebutkan, penjajakan kerja sama pendirian rumah madu awalnya dilakukan pertengahan bulan lalu dari manajer argo foreshtry dari Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah, dan ditindaklanjuti awal bulan Agustus dengan MoU dan dijadwalkan pertengaan bulan ini tempat tersebut sudah berdiri dan dilaunching.


Konsep rumah madu lanjut Sriyono, merupakan wahana wisata kuliner dan pada dinding ruangan dipasang display seputar madu berikut manfaat dan keterangan lain tempat-tempat penghasil madu yang dibina oleh Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah. Untuk rumah madu sengaja dipilih oleh pengelola ditempatkan di dalam lokasi DABTRPK karena diselaraskan dengan rencana didirkannya rumah makan terapung.


Sriyono menambahkan, beberapa karyawan DABTRPK yang mempunyai keahlian tata boga saat ini tengah diikutkan pelatihan mengolah masakan dengan menyertakan madu sebagai sajian utama. Saat rumah madu berdiri nanti pengunjung dapat menikmati sajian air madu, aneka makanan kecil berlapis madu, dan sebagai menu khas Rembang sebagai dearah pesisir disajikan aneka sea food berbalur madu.


Sementara itu Jeffry menjelaskan, tahap pertama dari MoU pendirian rumah madu di DABTRPK yakni mendirikan wahana kuliner dengan bahan baku utama madu. Selanjutnya diagendakan mendirikan tempat teraphy kesehatan sengat madu, dengan tenaga ahli yang direkomendasikan oleh Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah.


Jefrry menambahkan, dengan bertambahnya wahana wisata kuliner tersebut, diprediksi mampu meningkatkan jumlah kunjungan hingga 20%, sampai dengan akhir tahun nanti. Berdasar catatan, jumlah kunjungan tahun lalu berkisar 150 ribu orang, diperkirakan bertambah hingga 180 ribu orang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar