Tampilkan postingan dengan label Tanaman Hias. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Hias. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Agustus 2011

TIPS Memilih Bibit Jenmanii

Hal yang harus diperhatikan dalam membeli bibit Jenmanii adalah usahakan untuk melihat induknya. Dengan tahu indukannya, meski tidak ada jaminan dari penjual kalau bibitannya nanti seperti induknya, sedikit-banyak kita bisa tenang.

Yang penting penjual atau nursery bisa memberi jaminan bahwa bibitannya berasal dari indukan A, sehingga sebagai pembeli kita merasa lega. Paling tidak, kalau pun terjadi penyimpangan, tidak terlalu jauh menyimpang dari induknya.

Induk yang bagus memang belum tentu menghasilkan anakan yang bagus semua, tapi pada umumnya kebanyakan bibitan yang dihasilkan bagus. Sebaliknya kalau induknya kurang bagus, bisa dipastikan anakannya banyak yang kurang bagus. Karena itu mengingat harga bibit cukup mahal, sebaiknya belilah bibit yang tahu silsilah induknya.

Bagaimana kalau tidak bisa melihat indukannya, karena selama ini banyak pedagang yang menjual bibitan bukan dari hasil dari indukannya sendiri melainkan dari orang lain?

Ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan, yakni:

1. Daun tebal
Daun tebal umumnya dihasilkan dari induk yang bagus, contohnya Cobra, Sawi, Pagoda, Piton, Entong, Daun Nangka dan sebagainya. Kalaupun saat dewasa tidak memiliki karakter, jenmanii berdaun tebal masih memiliki nilai ekonomis tinggi.

2. Serat menonjol
Serat harus menonjol. Pada bibitan tiga empat daun, biasanya serat daun sudah nampak. Semakin besar, semakin jelas pula seratnya. Karena serat merupakan salah satu tanda jenmanii berkualitas, maka jenmanii berserat menonjol memiliki nilai ekonomis tinggi.

3. Daun lebar
Pilih daun yang lebar, atau bibitan yang berdaun lebar. Karena kemungkinan besar saat dewasa akan memiliki karakter, entah jadi mangkuk, sweta atau lainnya. Tapi tidak berarti daun agak memanjang itu jelek. Maklum, jenmanii seringkali terjadi mutasi saat memasuki usia dewasa. Maka bisa jadi pula, jenmani yang bentuk daunnya jelek berubah menjadi jenmanii yang berkarakter seperti jaipong, golok atau lainnya. Nah lo.

Sabtu, 27 Agustus 2011

TANAMAN HIAS Kelompok Dracaena


Dracaena merupakan tananan daerah tropis. Di Indonesia beberapa jenis dracaena masih dianggap tanaman liar/tanaman pekarangan yang kondisinya kurang terpelihara sehingga tidak terlihat keidahannya. Di Inggris maupun Amerika, dracaena mulai menjadi tanaman hias yang digemari. Dracaena banyak digunakan untuk menghiasi rumah model kontemporer maupun model hi-tech. Namun sebenarnya tanaman ini sudah dikenal sejak jaman Victoria.
Tips:
Menyukai kondisi hangat dengan suhu minimal 55 FCahaya ternaungi, D. terminalis membutuhkan cahaya yang banyakJaga media tetap lembabPengkabutan secara teraturPenggantian media 2 tahun sekali
Perbanyakan dengan stek batang, atau pun penanaman mahkota.
Tipe:
  • Dracaena deremensis, pertumbuhan lambat, tinggi tanaman bisa mencapai 4 kaki. Varietas Janet Craig warna daun keseluruhan hijau tua dengan garis-garis vertikal, Bausei mempunyai dua garis putih lebar di bagian tengah, Warnecki, dikelilingi pita putih  di bagian tepi daun. Varietas Green Stripe, White Stripe dan Yellow Stripe mempunyai garis-garis tepi warna hijau, putih maupun kuning. Varietas Compacta mempunyai bentuk yang padat sehingga cocok untuk ruangan berukuran kecil.
  • D. marginata, jenis ini daapat mencapai ketinggian hingga 10 kaki, daun berbentuk kecil, panjang.  Species dasar memiliki daun waarna hijau dengan tepi merah. Varietas Tricolor mempunyai 3 warna yaitu kuning, hijau dan merah sehingga menghasilkan efek hijau keemasan. Varietas Colorama mempunyai pita tepi warna merah yang dominan sehingga secara keseluruhan tampak kemerahan.
  • D. draco = Dragon Tree, termasuk kelompok dracaena yang besar, namun bila ditanam tingginya hanya mencapai 4 kaki. Daun berwarna hijau, dengan tepi merah bila memperoleh cahaya yang cukup. Pada daun yang sudah tua, daun akan melengkung ke arah bawah.
  • D. sanderiana = Ribbon Plant, daun berwarna hijau keabuan, tidak terlalu menyebar, ketinggian maksimum 2-3 kaki. VarietasBoriquensis mempunyai tepi daun warna hijau muda.
  • D. reflexa = Plomele reflexa, tanaman ini mempunyai batang yang lemah dan agak sulit tumbuh, membutuhkan kelembaban udara tinggi, tipe Variegata mempunyai tepi daun kuning.
  • D. godseffiana, mempunyai bentuk yang berbeda dengan dracaena yang lain, jenis ini berbentuk semak dengan bentuk daun oval. Tanaman ini mempunyai banyak cabang, tinggi tanaman bisa mencapai 2 kaki. Daun memiliki bintik-bintik dengan berbagai warna, varietas Florida Beauty  mempunyai bintik krem yang cukup banyak sehingga warna daunnya lebih terlihat krem daripada hijau.
  • D. fragrans, tanaman yang terlihat solid ini pada bagian ujung atas memiliki kumpulan daun mengkilat yang berbentuk mahkota, daun lebar dengan panjang daun sekitar 4 inci. Varietas Lindenii dan Victoria mempunyai warna tepi daun hijau, tengah kuning.

Tips Membeli Anthurium



Anthurium punya banyak ragam, jenis, nama populer, selain nama-nama lokal dan ukuran bermacam-macam. Misalnya saja, jangan sampai Anda membeli anthurium indukan setingi satu meter dengan bentangan 1,5 meter, jika rumah Anda sempit. Atau, hanya karena murah, Anda membeli bibit yang membutuhkan waktu lama dan kesabaran untuk merawatnya. Orang lain menyebut Anthurium golok, tapi Anda menyebut pedang, atau tombak. Anda menyebut ular kobra, tapi orang lain menganggapnya berbentuk ular sanca. Pusing kan?

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan jika tidak ingin sesat di jalan:
Tanaman anthurium banyak jenis dan ragamnya. Demikian juga sosok atau ukurannya. Ada yang kecil ada yang besar. Tentukan dulu ukuran anthurium jenis yang ingin Anda belidengan menyesesuaikan tempat yang Anda miliki. Jangan sampai Anda membeli anthurium indukan setingi satu meter dengan bentangan 1,5 meter, jika rumah Anda sempit.
Anthurium memiliki banyak nama, termasuk memiliki nama-nama yang populer. Jangan hanya membeli nama. Ingat, yang Anda beli adalah tanaman. Jadi belilah hanya tanaman yang sehat, yang menurut hati nurani Anda bagus, apa pun jenis anthuriumnya. Nama besar tapi anthurium tersebut tidak sehat, tidak berarti apa-apa.
Tanaman anthurium banyak menggunakan nama-nama lokal yang umumnya sekadar menunjukkan bentuk yang menyerupai sesuatu. Terus terang, hal seperti ini bisa sangat subyektif. Orang lain menyebut Anthurium golok, mungkin saja Anda menyebut pedang, atau tombak. Anda menyebut bentuknya seperti ular kobra, tapi orang lain mungkin menganggapnya berbentuk ular sanca.
Anthurium termasuk tanaman yang membutuhkan waktu lama dalam pertumbuhannya, sejak dari bibit sampai menjadi tanaman yang sedap dilihat. Jangan hanya karena murah, Anda membeli bibit anthurium, apalagi yang masih dalam bentuk kecambah. Dibutuhkan waktu lama dan kesabaran untuk merawatnya. Anda harus menimbang kemampuan tersebut. Betapapun, kalau Anda mantap, dan ada uang, belisaja tanaman dewasa. Tanaman dewasa umumnya sudah enak dilihat: tumbuh kompak, subur, kuat dan bisa langsung dipajang (atau bahkan bisa langsung dijual lagi, jika ada untung).
Anthurium punya banyak ragam..Beli hanya di nursery langganan yang terpercaya, untuk menjamin Anda membeli tanaman yang bagus. Atau jika Anda memburu anthurium jenis tertentu, Anda tidak tertipu.. Sedikitnya, kalau salah, Anda bisa komplain.
Jangan malu bertanya tentang segala sesuatunya, seperti cara perawatan, pemupukan dan lain sebagainya. Malu bertanya sesat di jalan. Nursery terpercaya adalah nursery yang bisa dan siap menjawab setiap pertanyaan Anda.

Kamis, 25 Agustus 2011

TANAMAN HIAS Dianthus (Carnation = Anyelir)

Tanaman ini dapat dikembangbiakkan dengan biji. Anyelir lebih banyak digunakan sebagai tanaman taman/ tanaman bedengan dibandingkan sebagai tanaman ruangan. Tanaman ini tidak bisa bertahan lama, namun mereka cepat sekali berkembang. Dianthus memiliki bunga beraneka warna, yang  merupakan daya tarik untuk ditanam.
Tipe:
  • Dianthus chinensis, salah satu hibrida yang dikenal juga dengan nama Annual Pink
  • D. caryphyllus, hibrida ini memiliki bunga ganda yang berukuran lebih besar dibanding jenis sebelumnya.
Tips:
  • Membutuhkan kondisi dingin, suhu 50-60 F
  • Sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung pada tengah hari
  • Jaga kondisi media tetap lembab
  • Setelah berbunga sebaiknya tanaman dicabut untuk diganti dengan tanaman yang baru
  • Perbanyakan dengan biji

Memilih Pot untuk Anthurium Anda

Anthurium sangat pantas dan cocok ditanam sebagai tanaman hias dalam pot (pot plant) dibanding ditanam di tanah atau di kebun. Sebagai tanaman pot, kita punya keuntungan khusus. Tanaman bisa dipindah-pindahkan penempatannya, sesuai keinginan kita. Penempatan tanaman di pot yang pas, niscaya juga akan meningkatkan penampilananthurium. Wajar, jika penanaman di pot tidak boleh dianggap sepele.

Dengan kata lain, pot tidak boleh dianggap sekadar wadah untuk menampung media dan menaruh tanaman. Persisnya, pot harus dianggap sebagai elemen penting agar tanaman enak dipandang mata.

Jenis Pot: Ada banyak pilihan pot, Masing-masing ada segi plus-minusnya.

Pot plastik. Lebih awet, ringan, dan harga relatif lebih murah. Mudah diperoleh. Warna, bentuk dan ukuran beragam. Itu keuntungannya. Minusnya, pot plastik tidak memiliki pori-pori yang menjamin air dapat tetap meremebes keluar jika terlalu jenuh. Hal itu membuat aliran udarta dalam media tanam juga jadi kurang lancer. Efeknya, suhu dalam pot gampang naik sehingga bisa mengganggu kesehatan anthurium.

Pot porselen atau tembikar. Harga relatif lebih mahal. Tidak mudah diangkat, karena berat. Pot ini juga tak memiliki pori-pori di dindingnya. Keuntungannya, pot keramik beragam, dari yang polos sampai yang bercorak. Suka tidak suka, anthurium akan tambah berwibawa ditaruh di pot keramik.

Pot semen. Pot semen kaya akan bentuk dan biasanya diberiornament seperti pecahan kaca, kulit kerang atau kerikil. Dinding berpori-pori, sehingga jika air berlebih bisa keluar. Repotnya, bobotnya biasanya berat. Dibutuhkan beberapa orang untuk mengangkatnya.

Pot tanah liat. Dindingnya berpori-pori, menjamin air tidak akan berlebihan di dalam media sehinga suhu udara di dalam media juga stabil. Kelebihan lain, pot tanah liat tidak berat dan harganya relatif lebih murah. Celakanya, pot tanah liat sangat rentan, dan mudah pecah. Salah-salah angkat, pot pecah, media tanam berantakan dan tanaman rusak.

Memilih Pot yang Proporsional:
Rumus yang harus kita pegang dalam memilih pot untukanthurium adalah proporsionil agar tanaman enak dilihat. Tentu sangat tidak porporsional dan kurang estetis, jika anthurium yang tinggi daunnya mencapai 1 meter, ditanam dalam pot berdiameter 40 cm. Atau sebaliknya, sangat tidak pantas, anthurium yang panjang daunnya ‘hanya’ 30 cm, ditempatkan di pot berdiameter 45 cm.

Ada jenis anthurium yang keunggulannya terletak pada bentangan daun-daunnya yang mengembang seperti sayap burung. Untuk anthurium jenis ini, seyogyanya gunakan rumus sbb: Jika diameter bentangannya mencapai 1 meter, pilih diameter pot yang berukuran lebih kecil sekitar 20 persen dari bentangan daun tersebut. Jadi pot yang pas, adalah yang berdiameter 80 cm. Jika bentangan daunnya hanya 60 cm saja, maka gunakan pot berdiameter 35 atau 40 cm. Begitu seterusnya.

Untuk jenis-jenis anthurium tertentu, pot yang simetris dan proporsional saja belum cukup. Misalnya pada anthurium yang memiliki daun berjurai ke bawah seperti anthurium vetchii, kita masih harus menambah pilar di bawah pot, untuk memberi efek ekslusif pada sang anthurium.

Secara umum, untuk anthurium yang memiliki sosok gagah, akan lebih terlihat mempesona kalau ditaruh di pot dengan stegger pilar di bawahnya. Kesannya ekslusif.

Selasa, 23 Agustus 2011

TANAMAN HIAS Datura (Angelis Trumpet = Kecubung)


Kecubung mempunyai bentuk bunga seperti terompet dengan panjang sekitar 10 inci. Tanaman eksotis ini membutuhkan tempat yang tidak terpolusi agar dapat tumbuh dengan baik.
Tipe:
  • Yang biasa ditemui adalah Datura candida dan D. guaveolens. Keduanya mempunyai bunga warna putih dan bau yang harum. D. candida adalah pilihan yang lebih baik



Tips:
  • Membutuhkan udara hangat
  • Cahaya, sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung
  • Jaga kondisi media tetap lembab
  • Penggantian media bila perlu
  • Perbanyakan dengan stek batang

Sabtu, 20 Agustus 2011

TANAMAN HIAS DAHLIA


Dahlia kurang begitu populer bila dibandingkan dengan krisan. Dahlia mempunyai banyak varietas dengan berbagai macam bentuk bunga dan warna. Dahlia dapat dikembangkan dengan anakan dapat juga dikembangbiakkan dengan biji.
Tipe:
  • Dahlia variabilis, merupakan hibrida dahlia pot, tinggi tanaman sekitar 1 kaki dan biasanya disebut sebagai dahlia bedengan. Varietas yang ada Figaro dan Rigoletta
Tips:
  • Membutuhkan udara dingin, suhu antara 50-60 F
  • Cahaya, sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung
  • Jaga kondisi media tetap lembab
  • Penggantian media bila perlu
  • Perbanyakan pemisahan anakan, biji

Jumat, 19 Agustus 2011

TANAMAN HIAS Crossandra (Fire Gracker Flower)

Crossandra akan keluar bunganya setelah berumur beberapa bulan. Bunga berada di ujung tajuk yang berwarna hijau. Crossandra membutuhkan udara yang lembab. Untuk memperpanjang masa berbunga dapat dilakukan dengan dengan membuang bagian tanaman yang sudah berbunga atau habis masa berbunganya.
Tipe:
  • Crossandra undulifolia dan C. infundibuliformis,  dapat tumbuh hingga ketinggian 1-2 kaki. Varietas Mone Wallhed termasuk varietas yang cukup baik.
Tips:
  • Membutuhkan kondisi hangat, suhu minimal 55 F
  • Cahaya, sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung
  • Jaga kondisi media tetap lembab
  • Penggantian media bila perlu
  • Perbanyakan dengan stek batang

Kamis, 18 Agustus 2011

Hama Anthurium dan Penanganannya

Anthurium memang cenderung tahan terhadap serangan hama. Tetapi tetap saja ada kemungkinan tanaman Anda terserang. Berikut informasi mengenai hama dancara penanganannya.

a. Aphid
Wujud hama ini adalah kutu berwarna kuning. Aphid biasanya hidup bergerombol pada pucuk tanaman dan pangkal bunga. Penyebarannya terhitung cepat. Karena aphid menghisap cairan daun, daun yang terserang tumbuh tidak sempurna, cenderung keriting, menghitam, dan kering.

Penanggulangan: gunakan insektisida seperti Ye Man Te, Demiter, Supracide, Decis, Curacron, atau Basudin. Insektisida ini bersifat kombinasi antara contact killing dan nervous disturbing. Artinya, bila insektisida mengenai serangga, serangga langsung mati. Jika tidak mati kemampuan reproduksinya hilang, sehingga terputuslah siklus hidup serangga. Semprotkan insektisida ke bagian tanaman yang terserang aphid seminggu sekali dalam kurun waktu tiga minggu. Pencegahan dilakukan dengan menyemprotkan insektisida sekali dalam sebulan.

b. Fungus Gnat
Fungus gnat adalah hama yang bentuknya menyerupai nyamuk berwarna hitam. Ia hidup pada media tanam yang lembab. Adenium yang terserang ditandai dengan adanya bintik hitam di kuncup bunganya. Kemudian kuncup bunga akan membusuk dan gugur.

Penanggulangan: semprotkan insektisida, seperti Ye Man Te, Demier, atau Proleaf ke bagian tanaman yang terserang. Alternatif lain Trigard dan Agrimec dengan dosis 0.5/liter air.

c. Mealy Bug
Hama ini berupa kutu berwarna putih dan mempunyai sejenis tepung yang dijumpai pada ketiak dan pucuk daun muda. Serangannya menyebabkan pertumbuhan pucuk yang abnormal.

Penanggulangan: semprotkan insektisida, seperti Proleaf ke bagian tanaman yang terserang.

d. Nematoda
Nematoda umumnya ditemukan di media tanam yang diberi pupuk kandang. Gejala awal adalah menguningnya daun dan gugurnya kuncup bunga yang masih muda. Bagian yang diserang nematode adalah akar adenium. Jika adenium yang sakit dicabut dari potnya akan terlihat semacam umbi di akar serabut. Di samping itu ujung akar serabut banyak yang mati dan pangkal akar mengeriput atau berlubang. Jika dilihat dengan mikroskop akan tampak banyak cacing kecil menggerogoti akar adenium.

Kerusakan tanaman disebabkan sekresi air ludah yang diinjeksikan ke dalam tanaman saat nematoda menggigit atau memakan tanaman. Proses ini bisa menyebabkan kematian karena kekuatan akar dan tunas hilang, terbentuk luka, jaringan tanaman membengkak dan pecah.

Penanggulangan: cabut tanaman dari pot dan cuci akarnya pada air yang mengalir. Potong dan buang semua akar serabut yang rusak dan busuk. Selanjutnya akar direndam dalam larutan insektisida atau nematisida (misalnya atau nematisida Dazomet 98% dengan dosis sesuai anjuran) hingga seluruh akar dan pangkal batang terendam selama setengah jam. Selanjutnya angkat tanaman dan angin-anginkan di tempat teduh selama 1—2 minggu. Setelah tanaman sehat sebaiknya ditanam pada media tanam baru yang steril. Gunakan media tanam yang bersih dan bahan organik yang sudah matang benar. Jika perlu bisa ditambahkan nematisida butiran seperti Furadan 3G yang dicampur dalam media tanam.

e. Root Mealy Bug
Hama berupa kutu rambut berwarna putih ini umumnya dijumpai pada media tanam yang lembab. Tanaman yang terserang mengalami layu pucuk, kerusakan batang, dan disertai pembusukan akar. Jika media tanam dibongkar akan tampak hewan kecil bertepung putih yang menempel pada akar yang busuk.

Penanggulangan: gunakan gabungan nematisida, insektisida, dan fungisida, seperti Sursban atau Diainon (dosis 1 ml/l) atau Dazomet 98% dengan cara disiramkan langsung ke media tanam, atau ganti seluruh media tanam dengan media tanam baru yang steril. Untuk pencegahan, bisa dilakukan penyemprotan insektisida sebulan sekali.

f. Semut
Semut sering bersarang di dalam media tanam atau di bawah pot, sehingga bisa merusak akar dan tunas adenium. Semut tergolong vektor penyakit.

Penanggulangan: merendam sebentar pot adenium ke dalam air atau menyiramnya menggunakan obat antisemut.

g. Spider Mite
Hama ini bentuknya mirip laba-laba dan berwarna merah. Nama lainnya motes atau tungau merah. Hama ini senang bersembunyi di bawah daun dan ketiak daun. Adenium yang daunnya berbulu sangat rentan terhadap serangan hama ini karena si tungau suka bersembunyi di sela-sela bulu halus tadi sembari menghisap carian daun dan batang. Pada tanaman sakit di bagian bawah daun atau batang ditemukan sarang tungau merah berupa benang halus.

Gejala awalnya, daun akan berwarna kusam. Selanjutnya daun menguning dan cepat berguguran. Di samping itu tampak titik-titik kecil warna merah kecoklatan di permukaan daun. Serangannya bisa fatal ditandai dengan gugurnya daun dan keringnya pucuk batang karena cairan tanaman terhisap habis.

Penanggulangan: gunakan akarisida, misalnya Kelthane atau Omite. Semprotkan ke seluruh tanaman dan lingkungan sekitar dengan dosis yang dianjurkan. Penyemprotan dilakukan 2—4 kali setiap minggu. Tak perlu khawatir jika setelah disemprot daun-daun adenium berguguran, karena daun yang baru dan sehat akan segera muncul. Pencegahan paling efektif adalah meletakkan tanaman di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik, terkena sinar matahari dan air hujan secara langsung. Hama ini tidak menyukai tempat yang berangin kencang dan terkena siraman air hujan terus menerus.

h. Thrips
Wujudnya adalah kutu berwarna hitam yang bergerak cepat. Thrips menyerang kuncup bunga sehingga gagal mengembang dan menjadi kering.

Penanggulangan dengan menyemprotkan insektisida, seperti Detimer, ke bagian yang terkena serangan.
tabloidrumah.com

Tips Memilih Pot untuk Anthurium Anda



Anthurium sangat pantas dan cocok ditanam sebagai tanaman hias dalam pot (pot plant) dibanding ditanam di tanah atau di kebun. Sebagai tanaman pot, kita punya keuntungan khusus. Tanaman bisa dipindah-pindahkan penempatannya, sesuai keinginan kita. Penempatan tanaman di pot yang pas, niscaya juga akan meningkatkan penampilananthurium. Wajar, jika penanaman di pot tidak boleh dianggap sepele.

Dengan kata lain, pot tidak boleh dianggap sekadar wadah untuk menampung media dan menaruh tanaman. Persisnya, pot harus dianggap sebagai elemen penting agar tanaman enak dipandang mata.

Jenis Pot: Ada banyak pilihan pot, Masing-masing ada segi plus-minusnya.

Pot plastik. Lebih awet, ringan, dan harga relatif lebih murah. Mudah diperoleh. Warna, bentuk dan ukuran beragam. Itu keuntungannya. Minusnya, pot plastik tidak memiliki pori-pori yang menjamin air dapat tetap meremebes keluar jika terlalu jenuh. Hal itu membuat aliran udarta dalam media tanam juga jadi kurang lancer. Efeknya, suhu dalam pot gampang naik sehingga bisa mengganggu kesehatan anthurium.

Pot porselen atau tembikar. Harga relatif lebih mahal. Tidak mudah diangkat, karena berat. Pot ini juga tak memiliki pori-pori di dindingnya. Keuntungannya, pot keramik beragam, dari yang polos sampai yang bercorak. Suka tidak suka, anthurium akan tambah berwibawa ditaruh di pot keramik.

Pot semen. Pot semen kaya akan bentuk dan biasanya diberiornament seperti pecahan kaca, kulit kerang atau kerikil. Dinding berpori-pori, sehingga jika air berlebih bisa keluar. Repotnya, bobotnya biasanya berat. Dibutuhkan beberapa orang untuk mengangkatnya.

Pot tanah liat. Dindingnya berpori-pori, menjamin air tidak akan berlebihan di dalam media sehinga suhu udara di dalam media juga stabil. Kelebihan lain, pot tanah liat tidak berat dan harganya relatif lebih murah. Celakanya, pot tanah liat sangat rentan, dan mudah pecah. Salah-salah angkat, pot pecah, media tanam berantakan dan tanaman rusak.

Memilih Pot yang Proporsional:
Rumus yang harus kita pegang dalam memilih pot untukanthurium adalah proporsionil agar tanaman enak dilihat. Tentu sangat tidak porporsional dan kurang estetis, jika anthurium yang tinggi daunnya mencapai 1 meter, ditanam dalam pot berdiameter 40 cm. Atau sebaliknya, sangat tidak pantas, anthurium yang panjang daunnya ‘hanya’ 30 cm, ditempatkan di pot berdiameter 45 cm.

Ada jenis anthurium yang keunggulannya terletak pada bentangan daun-daunnya yang mengembang seperti sayap burung. Untuk anthurium jenis ini, seyogyanya gunakan rumus sbb: Jika diameter bentangannya mencapai 1 meter, pilih diameter pot yang berukuran lebih kecil sekitar 20 persen dari bentangan daun tersebut. Jadi pot yang pas, adalah yang berdiameter 80 cm. Jika bentangan daunnya hanya 60 cm saja, maka gunakan pot berdiameter 35 atau 40 cm. Begitu seterusnya.

Untuk jenis-jenis anthurium tertentu, pot yang simetris dan proporsional saja belum cukup. Misalnya pada anthurium yang memiliki daun berjurai ke bawah seperti anthurium vetchii, kita masih harus menambah pilar di bawah pot, untuk memberi efek ekslusif pada sang anthurium.

Secara umum, untuk anthurium yang memiliki sosok gagah, akan lebih terlihat mempesona kalau ditaruh di pot dengan stegger pilar di bawahnya. Kesannya ekslusif.

Dikutip dari buku PESONA ANTHURIUM DAUN, karangan Kurniawan Junaedhie, Penerbit Agromedia Pustaka, Jakarta

Beberapa Cara Jualan Tanaman Hias



Mau berbinis tanaman hias? Apakah harus sewa lapak? Banyak model bisnis bisa dipilih. Betulkah modal uang mutlak diperlukan? Siapa bilang? Ternyata jadi buser atau hunter bisa jadi pilihan. Modal hanya handphoneyang bisa MMS. Berikut ini beberapa model bisnis yang bisa Anda pilih sesuai dengan kondisi keuangan, kesehatan, dan cita-cita pribadi sejak kecil.

Sewa dan Buka Gerai Tanaman Hias
Ini cara paling konvensional. Menjual tanaman hias dengan caramenyewa lapak di tempat terbuka. Kalau Anda punya nyali dan mau sedikit nekad, bisa menggunakan lahan kosong milik pengembang yang tidak difungsikan atau lahan kosong milik siapa saja. Cuma konsekuensinya, Anda harus siap-siap dikejar petugas Trantib dan berurusan dengan para preman. Jelas, caraini tidak dianjurkan. Yang paling baik, sewa saja secara resmi lapak-lapak di sentra-sentra tanaman hias yang juga resmi. Di Jabodetabek misalnya ada di Ragunan; Flona Alam Sutera di Serpong Tangerang, dan Pusat Tanaman Hias BSD City di Kompleks Taman Tekno Tangerang.

Sistem sewa biasanya dihitung per bulan atau per tahun di luar biaya kebersihan dan keamanan. Hitungan untuk tahun 2007, rata-rata per tahun 5—10 juta rupiah untuk setiap kapling. Kalau lahan sudah habis di tempat resmi tadi, Anda bisa ‘membeli hak pakai’ pada penyewa lama secara ‘bisik-bisik’. Dengan catatan, penyewa lama sudah bosan. Harga beli ‘hak pakai’ juga bervariasi, antara Rp20—100 juta per kapling.

Menyewa lapak di sentra penjualan tanaman hias resmi, selain tidak dikejar-kejar petugas Trantib, Anda juga tidak perlu repot-repot promosi. Karena sentra tanaman itu sendiri sudah mampu mengumpulkan pengunjung. Paling tidak, kalau Anda belum punya pelanggan, kalau nasib baik, ada pelanggan tetangga ‘kesasar’ masuk ke gerai Anda. Yang perlu Anda lakukan tinggal memajang tanaman-tanaman yang bagus, mempekerjakan karyawan yang ramah, dan membuat gerai Anda menyenangkan.

Sewa Stan dan Buka Pameran
Pameran tanaman hias merupakan ajang promosi dan ajang penjualan yang bagus. Pihak penyelenggara melakukan banyak promosi untuk mengudang konsumen datang. Kalau Anda sewa stan dan buka pameran di situ, bukan mustahil gerai Anda dikunjungi orang, dan tanaman Anda dibeli orang.

Sekadar informasi, di Jabodetabek, sewa stan pameran saat ini berkisar Rp750.000 sampai Rp3.000.000, untuk gerai ukuran 3 x 5 meter, selama pameran berlangsung antara 7 sampai 10 hari. Di Jakarta ada beberapa event pameran tanaman yang berskala nasional, seperti Pameran Flora Fauna di Lapangan Banteng setiap bulan Agustus, atau pameran-pameran tanaman hias yang diselenggarakan Majalah Trubus. Namun, banyak juga pameran-pameran serupa yang diselenggarakan oleh Pemda, Supermal, atau event-event organizer di banyak tempat.

Yang perlu Anda lakukan adalah selain menyiapkan tanaman hias andalan juga mencetak kartu nama untuk disebar. Jangan lupa cetak nomor telepon Anda jelas-jelas agar setelah pameran usai, tanaman Anda tetap dibeli orang.

Open House
Open house atau buka nurseri di rumah sendiri paling enak. Anda bisa setiap hari menongkrongi, memantau, dan menerima pembeli. Kalau bisnis Anda laku, Anda boleh bilang pada keluarga di rumah yang ikut menyaksikan, bahwa jadi pedagang tanaman hias tidak ‘hina’. Cara ini gampang dilakukan bila Anda punya pekarangan atau lahan yang memenuhi persyaratan. Namun bagi yang tidak punya lahan, jangan berkecil hati, bisa bikin dak di atas rumah.

Enaknya, para tetangga yang lewat dan melihat, atau sanak keluarga yang kebetulan mampir bisa menjadi pengiklan bisnis Anda. Syukur-syukur mereka juga ikut tergerak untuk membelinya, bukan malah memintanya secara gratis. Kalau yang terakhir ini terjadi, jangan sekali-kali Anda mengabulkannya. Lebih baik Anda menjual kepada mereka dengan harga miring atau rugi, daripada memberinya cuma-cuma. Jangan sampai yang kemudian menjadi berita dari mulut ke mulut adalah bahwa tempat Anda adalah tempat yang tepat untuk mendapatkan tanaman secara gratis. Dengan menjual murah atau rugi, sedikitnya, yang akan menjadi berita adalah tempat Anda menjual tanaman dengan harga murah.

Keuntungan lain dengan memilih cara ini, Anda tentu saja tidak perlu buang biaya untuk menyewa lapak. Selain itu, jika sedang tidak ada pembeli, Anda bisa menikmati keindahannya setiap hari. Kerugiannya, istri, mertua, anak atau cucu Anda bisa terganggu ruang geraknya. Anda juga harus mulai bersiap-siap memiliki rumah seperti hutan belantara. Cara ini juga bisa dilakukan secara luwes. Misalnya, kalau Anda masih kerja, atau punya usaha lain, Anda bisa melakukan open house khusus pada hari Sabtu dan Minggu.

Menitipkan Tanaman
Tanaman bisa Anda titipkan ke teman yang menjual tanaman atau ke penjual tanaman yang Anda kenal. Ini cara paling aman, terutama jika Anda tergolong hobiis pembosan. Jadi kalau ada tanaman yang Anda anggap sudah menjemukan, Anda bisa meminta mereka untuk memasarkannya. Cara titip teman juga pas jika Anda tergolong pemalu, atau masih malu-malu menjadi pedagang tanaman hias.

Keuntungannya, rumah Anda nyaman, dan Anda tak perlu mengeluarkan biaya sewa lapak. Jeleknya, ada kemungkinan tanaman Anda tersia-sia di tempat ‘penitipan’. Bahkan bukan tidak mungkin, orang-orang yang Anda titipi malah ‘mencuri’ tanaman Anda dengan memotong bonggol atau akarnya tanpa Anda ketahui.

Menyewa Tukang Gerobak Keliling
Ini cara paling jitu kalau rumah Anda sempit, dan Anda tidak punya kebun sendiri. Bikin gerobak dorong, dan panggil para pengangguran yang tinggal di sekitar Anda untuk diajak menjadi pedagang keliling tanaman hias. Minta kepada mereka untuk masuk ke perumahan-perumahan menjajakan tanaman Anda. Dewasa ini banyak orang senang tanaman hias tapi terlalu sibuk untuk mendatangi nurseri. Mereka adalah pasar potensial Anda.

Enaknya, setiap hari Anda menerima setoran dari para penarik gerobak dorong. Kalau setiap gerobak menyetor Anda uang Rp1 juta saja sehari, kita sudah bisa bayangkan, betapa indahnya bisnis tanaman hias. Dari sana sekaligus Anda juga bisa mendapat info tanaman yang disukai dan tanaman yang tidak disukai. Dengan demikian, Anda bisa langsung belanja tanaman yang disukai konsumen di tempat penjualan grosir tanaman hias.

Risikonya, kalau penarik gerobak kabur beserta gerobaknya Anda bisa gigit jari. Namun, Anda bisa cegah terlebih dulu dengan menyimpan fotokopi KTP-nya. Kalau ada apa-apa, tinggal lapor polisi.

Menjadi Hunter atau Buser
Kalau Anda ingin dapat untung dari berjualan tanaman hias tapi modal cekak atau tidak punya modal sama sekali, cara ini bisa dilakukan, yaitu dengan menjadi seorang hunter (pemburu) atau buser (buru sergap) tanaman hias.

Pada dasarnya hunter dan buser adalah makelar atau istilah kerennya brooker. Modalnya, informasi dan sebuah handphoneyang bisa kirim foto melalui Multimedia Messaging Service (MMS). Dengan model bisnis ini, Anda bahkan tidak harus punya tanaman sendiri.

Membuka Kebun Khusus Sendiri di Daerah Pinggiran
Cara ini mungkin termasuk cara paling mahal. Karena kita harus menyewa atau memiliki lahan luas di daerah pinggiran yang harga atau sewa tanahnya masih murah. Namun, percayalah, meski di dearah pinggiran sekali pun, kalau koleksi tanaman hias Anda bagus, orang akan tetap memburunya. Bak syair lagu “Ke gunungkan kudaki, ke laut kan kuseberangi….”

Keuntungannya, Anda bisa memilih konsumen yang datang ke kebun. Kalau Anda sedang capek Anda bisa mengatakan nurseri Anda tutup, Anda sedang di luar kota atau alasan-alasan lainnya. Bahkan Anda bisa menyeleksi pembeli Anda. Keuntungan lainnya, kalau orang sudah jauh-jauh datang ke tempat Anda, sudah pasti mereka juga akan berbelanja cukup banyak.

Membuka Kebun, Sekaligus Membuka Kedai Kopi atau Galeri
Kalau kondisi keuangan memungkinkan, dan lokasi mendukung, selain membuka kebun dan menjual tanaman, Anda bisa menambah fasilitas lain seperti kafe, kedai kopi, atau galeri lukisan. Jadi, selain berburu tanaman, pengunjung bisa menikmati kopi atau membeli lukisan.

Di Bandung ada All About Strawberry. Bapak dan ibu membeli buah atau tanaman stroberi, sementara anak-anak bisa minum jus stroberi. Di Baturaden, Purwokerto ada Puspa Tiara Nurseri yang menyediakan bakso dan kopi. Istri membeli tanaman, anak-anak makan bakso dan suami bisa minum kopi. Semua happy!

Menjajakan dengan Sepeda Motor atau Mobil
Cara bisnis seperti ini boleh dicoba kalau Anda tidak punya lapak. Anda tinggal ambil dagangan di tempat kulakan, lalu menjajakan secara keliling dengan sepeda motor atau mobil. Sasarannya, pedagang-pedagang tanaman hias kaki lima atau masuk ke pedagang-pedagang yang sedang buka stan pameran yang karena terlalu sibuk tidak punya waktu untuk kulakan..

Kita bisa menjual per lima atau per sepuluh pot. Tak usah untung banyak, asal penjualan lancar dan pembayaran bagus, sudah aduhai. Modalnya, cuma tahu tempat kulakan, tahu lokasi sasaran kita berada, dan punya sepeda motor atau mobil yang bisa dipakai. Kalau Anda bisa ngutang dulu di tempat kulakan, lebih asoy. Jadi Anda tak perlu mengeluarkan modal. Tentu saja, Anda harus langsung membayarnya begitu Anda menerima uang.

Membuat Website
Kalau mau memasarkan tanaman Anda ke pasar lebih luas, Anda bisa membuat website. Di situ Anda bisa memasang foto-foto tanaman, dilengkapi deksripsi dan harganya.

Membuat website tidak mahal. Anda cuma harus membayar seorang desainer web, untuk membuat website. Lalu menghubungi dan membayar pihak web hosting, agar website Anda bisa disiarkan ke seluruh dunia.

Keuntungan lain jika mempunyai website, Anda malah bisa jadi brooker. Tanaman milik teman yang hendak dijual bisa Anda foto, lalu gambarnya dipasang di website. Jika laku, Anda akan mendapatkan komisi.

Pasang Iklan Baris di Internet
Punya tanaman, tapi tidak punya gerai, atau malu mejeng di pameran, tidak bisa bikin gerobak boro-boro punya website? Gampang saja. Pasang iklan baris di Internet.

Dewasa ini banyak portal-portal tanaman hias yang bersedia memasangkan iklan baris Anda secara gratis. Contohnya, Trubus Online (http://www.trubus-online.com), dan LangitLangit.Com (http://www.langitlangit.com) . Syaratnya cuma satu: Anda tidak gaptek Internet. Kalau cuma tidak punya Internet, gampang, datang saja ke Warnet atau bawa laptop dan bayar vouncher sewa hot spot yang banyak dimiliki supermal atau kafe.

Buka Supermarket
Buka supermarket butuh lahan dan bangunan yang memadai. Di situ orang bisa berbelanja tanaman hias secara swalayan. Cuma mungkin, Anda tidak cukup bayar tenaga untuk bagian kasir, tapi perlu juga sewa para detektif untuk mengatasi para pengutil tanaman. Maklum, tukang kutil biasanya juga mencari peluang di supermarket Anda.

Jadi importir.
Anda berangkat ke Thailand, dan membawa pulang tanaman yang sedang digemari di tanah air. Kelihatannya keren. Syaratnya, paling sedikit Anda punya paspor, surat izin impor dan uang memadai..

Menurut orang yang suka ulang-alik ke sana, sedikitnya kita harus membawa Rp. 500 juta, supaya kita untung. Kalau bawa uang dibawah itu, bisa saja, tapi Anda tekor. Anda juga harus siap berurusan dengan masalah bea cukai setelah barang Anda tiba di bandara. Repotnya, tidak ada tarip resmi, semua masih dihitung suka-suka.

Saat buku ini ditulis, beaya seperti ini, untuk sekali masuk barang bisa mencapai antara Rp. 10 juta sampai Rp. 25 juta. Tentu saja beaya sebesar itu harus Anda masukkan sebagai komponen harga jual. Salah-salah berbicara dengan pihak berwenang, bukannya Anda dapat untung, barang malah disita, untuk dimusnahkan. Anda pun gigit jari. Kalau Anda tergolong tidak gentar atau suka naik pesawat terbang dan sedikit punya nyali, model bisnis ini bisa dicoba.

Dikutip dari buku, “JURUS SUKSES BISNIS TANAMAN HIAS”, karangan Kurniawan Junaedhie, PT Agro Media Pustaka, Jakarta 2007

Bunga Keris Langka dari Papua (Serui) Malam Hari Bisa Bersuara dan Meneteskan Air

Bunga Keris Papua merupakan salah satu bunga langkah yang banyak dicari orang. Informasi yang ada mengatakan bunga ini bisa menyembuhkan penyakit HIV-Aids.

Benar tidaknya informasi ini, belum bisa dipastikan. Karena masih harus ada penelitian khusus untuk dapat membuktikannya. (z3tank.wordpress.com)

Bunga keladi khas Papua, yang daunnya menyerupai keris, setiap hari antara pukul 19.30 WIT hingga pukul 23.00 WIT mengeluarkan suara dan tetesan air bening.

Bunga keris Papua yang belakangan semakin diminati banyak warga Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua selain dijadikan koleksi bunga juga diperjual belikan oleh warga masyarakat asliPapua.

Kegiatan penjualan bunga Keris Papua dapat dijumpai pada beberapa lokasi di Biak, seperti kawasan Hadi supermarket, di pinggiran jalan menuju pelabuhan, serta sejumlah tempat strategis lainnya.

“Bunga Keris khas Papua tumbuhnya tak sembarangan tempat, hanya tumbuh di hutan tertentu di Papua. Untuk mendapatkan bunga inipun sangat sulit,” (kapanlagi.com)







Dari cerita orang, katanya bunga yang belakangan sedang diburuorang itu memiliki khasiat tersendiri, ia bisa menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit, termasuk penyakit HIV/AIDS. Hanya saja, benar tidaknya dugaan itu hingga kini masih belum dipastikan. Sebab memang mesti ada penelitian khusus untuk membuktikannya. (wikimu.com)
SUMBER

Rabu, 17 Agustus 2011

TANAMAN HIAS Coleus


Coleus mempunyai daun yang warna dan bentuknya beraneka macam, tanaman ini harganya relatif murah. Coleus juga mudah perawatannya. Tanaman ini dapat dikembangbiakkan dengan biji atau pun dengan stek batang.
Tanaman ini mempunyai tipe pertumbuhan yang cepat sehingga untuk menghasilkan tanaman perdu, perlu dilakukan pemangkasan secara teratur. Tanaman ini bila terlalu tinggi batangnya mudah sekali patah dan bentuknya kurang bagus.
Tipe:
  • Coleus blumei, tinggi tanaman 1-2 kaki mempunyai berbagai varietas. Varietas Sabre mempunyai bentuk pohon kerdil, The Chief, daun berkerut, Fire Bird tepi daun berjumbai, Butterfly mempunyai tepi daun berombak. Coleus daunnya tidak mempunyai warna dasar, daun rata-rata terdiri dari berbagai campuran warna, meskipun ada juga yang memiliki warna tunggal seperti Golden Bedder(kuning), Volcano (merah tua). Sedangkan yang memiliki warna campuran misalnya Scarlet  Poncho, Milky Way dan Fashion Parade.
  • C. verschaffelti, mempunyai ukuran daun yang besar dan warna beragam.
Tips:
  • Udara hangat, suhu minimal 50 F
  • Cahaya cukup
  • Jaga kondisi media tetap lembab
  • Perbanyakan dengan stek batang

Senin, 15 Agustus 2011

TANAMAN HIAS Chlorophytum


Termasuk tanaman hias yang populer, karena relatif cepat tumbuh dengan daunnya yang cukup menarik. Bunganya berwarna putih, bila tanaman sudah cukup dewasa akan tumbuh anakan-anakan kecil pada ujung-ujung batang di sekeliling tanaman. Bila tanaman digunakan sebagai tanaman gantung kondisi ini akan membuat bentuk yang menarik. Anakan ini juga berfungsi sebagai alat perbanyakan. Tanaman ini cukup mudah beradaptasi dengan lingkungannya, bisa tumbuh di tempat yang panas, sejuk, terkena sinar matahari langsung ataupun tempat yang terlindung.
Tipe:
  • Chlorophytum comosum vitatatum, adalah spesies yang paling banyak beredar di pasaran. Varietas Variegatum mempunyai daun hijau dengan tepi putih, sedangkan Mandainum bentuknya lebih padat dengan garis kuning.
Tips:
  • Suhu minimal 45 F
  • Cahaya sebaiknya tidak langsung
  • Pengairan dilakukan secara teratur
  • Kadang-kadang lakukan pengkabutan
  • Penggantian media 1 tahun sekali
  • Perbanyakan dengan anakan, pemisahan tanaman

Minggu, 14 Agustus 2011

TANAMAN HIAS Clerodendrum (Glory Bower)


Tanaman ini bisa digunakan untuk tanaman perambat, tanaman ini mampu memanjat hingga ketinggian 8 kaki. Dengan pemangkasan clerodendrum dapat juga dijadikan tanaman perdu ataupun tanaman gantung.
Tipe:
  • Clerodendrum thomsoniae, mempunyai batang panjang dan lemah yang dapat dibentuk.
Tips:
  • Suhu minimal 55-60 F
  • Cahaya, sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung
  • Jaga kondisi media tetap lembab
  • Penggantian media 1 tahun sekali
  • Perbanyakan dengan stek batang

Kamis, 11 Agustus 2011

TANAMAN HIAS Celosia (Plume Flower = Bunga Jengger Ayam)


Asal :
  • Asia Tropis
Deskripsi :
  • Tanaman semusim.  Digunakan sebagai tanaman tepi taman (bedding plant).  Warna bunga merah, kuning, ungu, oranye dan lain-lain.
  • Biasanya digunakan untuk tanaman bedengan diluar rumah, tetapi bisa juga digunakan sebagai tanaman di dalam ruangan saat kondisi berbunga. Bunga dapat bertahan hingga beberapa minggu. Pemberian sinar matahari cukup esensial, diperlukan pula pemupukan yang teratur. Celosia membutuhkan udara yang dingin dan sirkulasi udara yang baik untuk memperpanjang masa pembungaannya. Ketinggian dapat mencapai 1,5-2 kaki
Tipe:
  • Celosia plumosa, Varietas Golden Plume dan Kewpie mempunyai bentuk bunga seperti bulu, warna merah, kuning.
  • C. cristata, bentuk bunga seperti jengger ayam.

Rabu, 10 Agustus 2011

Azalea


Ada dua jenis azalea yang dikenal sebagai tanaman pot yaitu Indian Azalea (Rhododendron simsii) dan Japanese Azalea (Rhododendron obtusum), keduanya adalah tipe kerdil yang tumbuh sampai ketinggian 1-1,5 kaki. Indian Azalea biasa digunakan untuk hiasan saat natal dan tahun baru, agar diperoleh tanaman yang tahan lama pilihlah tanaman yang sedikit bunga mekar dan lebih banyak yang kuncup. Bunga yang mekar dapat gugur dalam 1 minggu. Untuk menjaga tanaman tetap berbunga media harus senantiasa dalam kondisi basah (tidak hanya lembab), udara sejuk, cahaya terang dan bunga yang mati harus segera dibuang.
Tipe:
  • Rhododendron simsii = Indian Azalea, warna bunga yang populer adalah merah muda sedang yang lain adalah putih, merah dan ungu. Ada juga yang tipe bunga dua warna yaitu putih dengan tepi merah muda (Inga), merah muda dengan tepi putih (Osta), keduanya memiliki petal yang berkerut.
  • Bunga Azalea Jepang ukurannya lebih kecil daripada Azalea Indian, tapi jenis ini cocok untuk ditanam di luar ruangan.
Tips:
  • Suhu sejuk, 50 F
  • Cahaya penuh, matahari tidak langsung
  • Pengairan: jaga kondisi tetap basah
  • Penggantian media : 1 tahun sekali
  • Setelah berbunga pindah ketempat yang sejuk dan ternaungi, beri pupuk dan jaga pengairan. Pindah ke tempat yang lebih hangat saat berbunga.

Selasa, 09 Agustus 2011

TANAMAN HIAS Arundinaria


Bambu jarang digunakan untuk tanaman ruangan, tapi bisa digunakan untuk menghiasi ruangan yang sangat luas. Bambu memiliki buluh-buluh mirip batang dan cabang-cabang berdaun yang mirip rumput. Ada banyak varietas yang mampu  tumbuh dengan baik pada kondisi udara dingin. Pemberian air dan pupuk yang teratur selama masa pertumbuhan akan menghasilkan tanaman yang baik
Tipe:
  • Arundinaria variegata, varietas kerdil (2-3 kaki) yang memiliki daun warna putih dan hijau bergaris.Varietas yang tinggi (8-9 kaki), mempunyai warna batang yang khas A. nitida (ungu), A. murielae (kuning).
Tips:
  • Menyukai suhu dingin
  • Cahaya penuh, setengah terlindung atau matahari tidak langsung
  • Pengairan: jaga kondisi tetap lembab
  • Penggantian media : bila perlu
  • Perbanyakan dengan pemisahan tanaman