Tampilkan postingan dengan label Tanaman Pangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Pangan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Oktober 2011

Budidaya Ubi Jalar


Ubi Jalar
(Sweet Potato (Ingg.), Ipomoea batatas (Latin)) Famili: Convolvulaceae
Ditanam luas di Amerika Selatan sebelum kebudayaan Inka, diintroduksi ke Spanyol sebelum kentang. Di Asia Timur, Polynesia sebelum tahun 1250 M menyebar ke Selandia Baru abad 14, menyebar ke Cina tahun 1594 M.
Bagian yang dikonsumsi:
Umbi dan daun muda
Deskripsi:
Tanaman tahunan dikotil dengan batang menjalar. Warna kulit umbi bisa putih, kecoklatan, merah, ungu agak merah, atau kuning dengan warna umbi bisa putih, kuning, oranye atau merah. Hari panjang meningkatkan pertumbuhan batang, sedangkan hari pendek merangsang pembesaran umbi dan pembungaan.
Bagian yang dikonsumsi:
Umbi serta pucuk dan daun muda
Kandungan Gizi:
Ubi yang berwarna kuning kaya karbohidrat dan provitamin A. Daun dan pucuk muda tinggi kandungan vitamin A dan C serta proteinnya.
Suhu:
Suhu optimum 24 °C. Tanaman berhenti tumbuh pada suhu 15 °C.
Budidaya:
* Perbanyakan dari stek batang atau tunas dari umbi
* Pemupukan K tinggi
Panen:
* 3-4 BST
khasiat
Ubi jalar (Ipmoea batatas L) terbukti mengurangi resiko buta pada anak balita. Hal itu terungkap dalam hasil penelitian oleh Dr Muhilal (1991) dan para peneliti dari Puslitbang Gizi Depkes. Dilaporkan bahwa di Kabupaten Jaya Wijaya, Irian Jaya, yang semula diduga mempunyai prevalensi xeroftalmia lebih daripada 0,5 persen, ternyata tidak dijumpai satu kasus pun penyakit xeroftalmia. Xeroftalmia adalah suatu penyakit mata yang disebabkan kekurangan vitamin A, berupa adanya bercak bitot dan bila tidak segera diobati dapat mengakibatkan kebutaan.
Menurut Muhilal, hal ini antara lain disebabkan oleh kebiasaan masyarakat Lembah Baliem tersebut yang senang mengkonsumsi ubi jalar dan daunnya, serta buah merah, yang masing-masing mengandung betakaroten, senyawa provitamin A dalam jumlah yang banyak.
Satu porsi ubi rebus yang berwarna kuning emas, sekitar 200 gram saja misalnya, mampu menyediakan betakaroten sekitar 5400 mikrogram, atau setara dengan 900 retinol ekivalen (RE). Angka tersebut sudah jauh di atas angka kecukupan vitamin A yang dianjurkan (350-600 RE).
Kadar betakaroten ubi jalar dapat diperkirakan dari warnanya, kecuali ubi jalar ungu, semakin kuat intensitas warna kuningnya semakin besar pula kandungan betakarotennya. Kandungan beta karoten ubi jalar tersebut adalah paling tinggi di antara padi-padian, umbi-umbian, dan hasil olahannya.
Harus dimasak
Perlakuan panas pada saat pemasakan (direbus atau digoreng) menyebabkan retensi betakaroten menjadi 80-90 persen. Angka tersebut tidak dijumpai pada bahan makanan pokok lainnya seperti beras, singkong, jagung, dan sagu.
Ubi jalar yang digoreng akan meningkat bioavailability betakarotennya karena minyak berperan sebagai pelarut senyawa tersebut. Di dalam tubuh, betakaroten menjadi lebih mudah diserap dan akan mengalami metabolisme lanjutan. Sekitar sepertiga dari beta karoten yang diserap kemudian diangkut oleh chylomicron, dan sisanya akan diekskresikan. Selanjutnya betakaroten akan diubah untuk beberapa fungsi.
Fungsi betakaroten tersebut, pertama, adalah sebagai prekursor vitamin A yang secara enzimatis berubah menjadi retinol, zat aktif vitamin A dalam tubuh. Dilaporkan konsumsi vitamin A yang selalu cukup dalam jangka waktu beberapa tahun, di dalam hati akan tertimbun cadangan vitamin A yang dapat memenuhi kebutuhan sampai sekitar tiga bulan tanpa konsumsi vitamin A dari makanan.
Vitamin A sangat berperan dalam proses pertumbuhan, reproduksi, penglihatan, serta pemeliharaan sel-sel epitel pada mata. Vitamin A juga sangat penting dalam meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit.
Fungsi kedua, sebagai anti-oksidan yang kuat untuk menetralisir keganasan radikal bebas, penyebab penuaan dini dan pencetus aneka penyakit degeneratif seperti kanker dan penyakit jantung. Jadi hal ini juga akan meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit degeneratif.
Ketiga, menghaluskan kulit dan menyehatkan mata. Hal ini sangat penting terutama bagi wanita yang ingin berkulit halus dan memiliki kecantikan alami.
Selain kandungan betakaroten dan vitamin A yang tinggi, ubi jalar mengandung banyak karbohidrat (75-90 persen) yang terdiri dari pati (60-80 persen berat kering), gula (4-30 persen berat kering), selulosa, hemiselulosa, dan pektin.
Dalam 100 gram ubi jalar terkandung energi (123 kkal), protein (2,7 gram), lemak (0,79 gram), mineral kalsium (30 mg), fosfor (49 mg), besi (4 mg), Vitamin B-1 (0,09 mg), vitamin B-2 (0,32 mg), vitamin C (2-20 mg), dan air (68,5 persen).
Selain direbus atau digoreng, ubi jalar dapat diolah jadi keripik, tepung ubi jalar, bahan campuran garam meja, CMC (carboxymetyhyl cellulose), dan bahan MSG. Dari tepung ubi jalar dapat dibuat menjadi cookies, jam, kecap, muffin, dan lain-lain.
Mencegah konstipasi
Hal yang mesti diperhatikan dari tepung ubi jalar antara lain kandungan proteinnya relatif rendah dan kadang-kadang rasanya agak pahit. Untuk meningkatkan kadar protein tersebut, dalam pembuatan kue tepung ubi jalar dapat dicampur dengan kacang hijau, kedelai, atau gude. Sedangkan untuk memperbaiki rasanya dapat dilakukan dengan menambahkan bahan flavor.
Umumnya kalau makan ubi jalar atau singkong orang akan sering buang angin. Hal ini karena kandungan oligosakarida pada ubi jalar cukup banyak sehingga akan menimbulkan flatulens. Namun hal itu tidak terlalu bermasalah, karena oligasakarida tersebut bermanfaat untuk kesehatan, khususnya untuk mencegah timbulnya konstipasi.
Oleh karena itu sediakanlah makanan ringan dari ubi jalar dalam menu Anda. Bisa dalam bentuk gorengan, rebusan, atau kue dari tepungnya. Tidak perlu setiap hari, kudapan ubi jalar itu cukup 2-3 kali seminggu.
Ubi jalar yang baik dikonsumsi adalah yang berwarna kuning hingga oranye, karena kandungan provitamin A-nya tinggi. Dengan itu diharapkan akan mengurangi resiko mata mereka buta akibat kekurangan vitamin A, dan sekaligus juga akan meningkatkan daya tahan maupun kekebalan tubuh mereka terhadap serangan penyakit.
sumber  situs hijau

Manfaat Ubi Jalar


Nama ilmiah: ipomoea batatas
Nama daerah: Setilo (Lampung), gadong (Aceh), gadong enjolor (Batak), telo(Madura), kaselo (Bali), hui boiet (Sunda), ketela rambat (Jawa Tengah), katila(Dayak), katabang (Sumbawa), uwi (Bima), lame jawa (Makasar), patatas (Ambon), ima (Ternate).
 
Ubi jalar jarang masuk dalam daftar menu keluarga. Biasanya ubi jalar hanya diolah sebagai makanan selingan. Ada yang sekadar dikukus atau digoreng, ada pula yang dibuat keripik atau getuk.
Padahal, di sejumlah negara barat, ubi jalar justru menjadi primadona. Dalam perayaan hari besar seperti Natal danThanksgiving Day, warga Amerika lazim membuat sajian eksklusif dari ubi jalar. Ada cake, kue kering, pure pelengkap steak atau salad, es krim, puding, muffin, souffle, pancake, kroket, sup krim, atau sebagai taburan hidangan panggang.
Ubi jalar juga banyak dimanfaatkan masyarakat Jepang. Ubi yang masih sekeluarga dengan kentang ini diolah menjadi berbagai makanan menarik seperti permen, es krim, dan mie.
Cara pengolahan yang kurang variatif, disertai dengan stigma murahan membuat ubi jalar jarang dikonsumsi masyarakat Indonesia. Padahal selain memiliki kandungan gizi tinggi, tanaman ini juga dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Ubi jalar banyak mengandung vitamin, mineral, fitokimia (antioksidan), dan serat (pektin, selulosa, hemiselulosa). Dalam 100 g ubi jalar terdapat 76 kalori yang terdiri dari 17,6 g karbohidrat, 1,57 g protein, 0,05 g lemak, 3 g serat, 30 mg kalsium, 0,61 mg zat besi, 25 mg magnesium, 0,30 mg seng, 0,6 mcg selenium, 337 mg kalium, 22,7 mg vitamin C, dan juga terdapat vitamin A, E, B-6, dan K, serta tidak mengandung kolesterol. Semua kandungan itu terdapat dalam umbi maupun daunnya.
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa daun ubi jalar mengandung protein lebih tinggi dibanding dengan daun singkong. Kandungan serat kasar juga cukup tinggi dan ini berarti daun ubi jalar efektif untuk mencegah gangguan pencernaan, kegemukan, dan diabetes.
Beberapa manfaat ubi jalar
Kekebalan tubuh
Ubi jalar sangat kaya akan beta karoten, antioksidan utama, serta berbagai nutrisi lain seperti vitamin C, vitamin B kompleks, zat besi, dan fosfor. Hal ini menjadikan ubi jalar sebagai penguat imun yang hebat.
Peradangan
Ubi jalar mengandung antiperadangan, didukung dengan adanya betakaroten, vitamin C dan magnesium, maka ubi jalar sangat efektif dalam menyembuhkan peradangan baik internal maupun eksternal.
Bronchitis
Kandungan vitamin C, zat besi, dan nutrisi lainnya membantu menyembuhkan bronchitis. Ubi jalar juga dipercaya bisa menghangatkan tubuh (mungkin karena rasa manis serta nutrisi lainnya).
Arthritis
Kandungan betakaroten, magnesium, seng, dan vitamin B kompleks menjadikan ubi jalar sebagai pilihan yang tepat untuk mengatasi arthritis. Air rebusan ubi jalar bisa dioleskan pada persendian untuk meredakan sakit akibat arthritis.
Kanker
Kandungan betakaroten, antioksidan, antikarsinogen utama, dan vitamin C, sangat penting untuk menyembuhkan berbagai jenis kanker, terutama kanker kolon, usus halus, prostat, ginjal, dan kanker pada organ dalam lainnya.
Keseimbangan air
Serat dalam ubi jalar akan membantu menahan air, sehingga keseimbangan cairan dalam tubuh dapat dipertahankan.
Radang lambung
Ubi jalar menimbulkan efek nyaman di lambung dan usus halus. Vitamin B kompleks, vitamin C, betakaroten, kalium, dan kalsium sangat efektif meredakan radang lambung. Selain itu, serat yang dikandung ubi jalar bisa mencegah terjadinya konstipasi dan penimbunan asam, sehingga akan menurunkan kemungkinan terjadinya radang lambung. Antiperadangan dan kandungan yang menenangkan dari ubi jalar juga bisa mengurangi rasa sakit dan peradangan lambung.
Diabetes
Pengidap diabetes seringkali dihimbau untuk menghindari makanan yang manis. Hal ini tidak berlaku pada ubi jalar. Makanan satu ini sangat efektif dalam meregulasi kadar gula darah dengan membantu sekresi dan fungsi insulin. Tetapi, tidak berarti kalau pengidap diabetes bisa makan ubi jalar tanpa aturan. Tetapi, mereka bisa mengganti asupan nasi atau karbohidrat mereka dengan ubi jalar.
Penambahan berat badan
Ubi jalar mengandung karbohidrat kompleks disertai vitamin dan mineral yang mudah dicerna. Oleh sebab itu, ubi jalar merupakan sumber energi dan efektif untuk membangun otot. Bagi Anda yang tidak percaya diri karena tulang-tulang menonjol ke permukaan kulit, cobalah mengonsumsi makanan super ini. Cara ini tidak menghasilkan efek samping apa pun sehingga lebih aman daripada mengonsumsi suplemen pembangun otot.
Keuntungan lain
Ubi jalar efektif menghentikan ketergantungan pada rokok, minuman beralkohol, serta narkotika tertentu. Selain itu, ubi jalar sangat baik bagi kesehatan pembuluh darah vena dan arteri. Konsentrasi betakaroten yang tinggi serta fosfor sangat baik bagi kesehatan mata dan kardiovaskular.

Beberapa resep pengobatan dengan ubi jalar

Bisul
10 g daun ubi jalar yang masih segar ditumbuk sampai lumat lalu ditempelkan pada bisul.
Demam berdarah
Satu ikat daun ubi jalar direbus dengan satu liter air, setelah dingin, saring dan minum air rebusan sebagai pengganti air minum kira-kira satu liter setiap hari.
Rabun ayam
Setengah kepal ubi jalar merah dicuci bersih dan diparut, campur dengan 3 sendok makan air masak dan 2 sendok makan madu. Kemudian diperas dan disaring. Minumlah air ramuan yang sudah disaring tersebut 3 x sehari sampai sembuh.
Mabuk perjalanan
Ambil ubi jalar secukupnya, cuci bersih, dan makanlah sedikit demi sedikit selama dalam perjalanan.
Diabetes melitus (kencing manis)
100 g ubi jalar, 15 g kulit labu bligo (benincasa hispida), dan 50 g biji alpukat direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 500 cc, saring dan diminum airnya, sedangkan ubinya dimakan.
Sakit tenggorokan
Minum air seduhan bubuk ubi jalar putih. Bubuk ini didapatkan dari ubi yang dikeringkan dan ditumbuk hingga halus.
Cacingan dan susah buang air besar
Daun ubi jalar dijus lalu diminum. Dapat juga dilakukan dengan merebus daun ubi jalar dan meminumnya.
UBI JALAR MERAH
Kita mengenal ada beberapa jenis ubi jalar. Yang paling umum adalah ubi jalar putih. Selain itu ada juga yang ungu maupun merah. Meskipun disebut ubi jalar merah, sebenarnya warna daging buahnya tidak selalu merah, tetapi kuning hingga jingga atau oranye. Mengapa pilih yang merah?. Dibanding ubi jalar putih, tekstur ubi jalar merah lebih berair dan kurang masir, tetapi lebih lembut. Rasanya tidak semanis yang putih padahal kadar gulanya tidak berbeda. Semakin pekat warna ubi jalar berarti semakin tinggi kadar betakarotennya. Betakaroten merupakan bahan pembentuk vitamin A dalam tubuh.
Secangkir ubi jalar merah kukus yang telah dilumatkan mengandung betakaroten setara dengan kandungan dengan 23 cangkir brokoli. Pengolahan ubi jalar merah hanya merusak 10% kadar betakaroten, sedangkan penggorengan atau pemanggangan dalam oven hanya merusak 20% kadar betakarotennya. Penjemuran menghilangkan 40%  kandungan betakaroten. Menyantap seporsi ubi jalar merah kukus/rebus sudah memenuhi anjuran kecukupan vitamin A  dalam sehari. Dibandingkan bayam dan kangkung, kandungan vitamin A ubi jalar merah masih setingkat lebih tinggi.
Didukung pasukan zat gizi lain selain betakaroten, warna jingga pada ubi jalar juga memberi isyarat akan tingginya kandungan senyawa lutein dan zeaxantin, pasangan antioksidan karotenoid. Keduanya termasuk pigmen warna sejenis klorofil pembentuk vitamin A. Lutein dan zeaxantin merupakan senyawa aktif yang memiliki peran penting menghalangi proses perusakan sel.
Ubi jalar merah juga kaya vitamin E. Dua pertiga cangkir ubi jalar merah kukus yang dilumatkan dapat memenuhi asupan vitamin E dalam sehari. Zat gizi lain yang terdapat dalam ubi jalar merah adalah kalium, fosfor, mangan, dan vitamin B6.
Jika dimakan mentah ubi jalar merah dapat menyumbang cukup vitamin C. Makan 1 buah sedang ubi jalar merah mentah sudah memenuhi 42% anjuran kecukupan vitamin C sehari. Dibanding dengan havermut (oatmeal), ubi jalar merah lebih kaya serat, khususnya oligosakarida. Menyantap ubi jalar merah 2 – 3 kali seminggu membantu kecukupan serat, apalagi jika dimakan bersama kulitnya.
Khasiat ubi jalar merah sebagai obat mata telah terbukti di Kabupaten Jayawijaya. Awalnya 0,5 % penduduknya menderita bercak bitot (xeroftalmia), bercak putih kapur pada kornea mata. Penyakit kekurangan vitamin A ini dapat menyebabkan kebutaan. Setelah kebiasaan mereka menyantap ubi jalar merah berikut daunnya tak ada lagi penderita.
Manfaat lain ubi jalar merah mengendalikan produksi hormon melatonin yang menghasilkan kelenjar pineal di dalam otak. Melatonin merupakan antioksidan yang menjaga kesehatan sel dan sistem saraf otak, sekaligus mereparasinya jika ada kerusakan. Kurang asupan vitamin A dapat menghambat produksi melatonin dan menurunkan fungsi saraf otak, sehingga muncul gangguan tidur dan berkurangnya daya ingat. Keterbatasan produksi melatonin dapat menyebabkan turunnya produksi hormon endokrin yang mengakibatkan sistem kekebalan tubuh merosot. Kondisi ini memudahkan terjadinya infeksi dan mempercepat laju proses penuaan.
Ubi jalar merah yang mengandung vitamin A & E berlimpah dapat mengoptimumkan produksi hormon melatonin. Rajin makan ubi jalar merah dapat meningkatkan ketajaman daya ingat, kesegaran kulit, dan organ tetap terjaga. Kombinasi vitamin A (betakaroten) dan vitamin E dalam ubi jalar merah dapat menghalau stroke dan serangan jantung. Betakaroten mencegah stroke sementara vitamin E mencegah terjadinya penyumbatan dalam saluran pembuluh darah, sehingga munculnya serangan jantung dapat dicegah.
Keistimewaan ubi ini juga terletak pada kandungan seratnya yang sangat tinggi. Bagus untuk mencegah kanker saluran pencernaan dan mengikat zat karsinogen penyebab kanker di dalam tubuh. Sebagian besar serat ubi jalar merah merupakan serat larut yang bekerja seperti busa spon. Serat menyerap kelebihan lemak/kolesterol darah, sehingga kadar lemak/kolesterol dalam darah tetap aman. Serat alami oligosakarida yang tersimpan dalam ubi jalar merah ini sekarang menjadi komoditas bernilai dalam produk pangan olahan seperti susu. Selain mencegah sembelit, oligosakarida dapat memudahkan buang angin. Pada orang yang sangat sensitif, oligosakarida dapat mengakibatkan kembung. Ubi jalar merah merupakan umbi-umbian yang mengandung senyawa antioksidan paling komplit. Selain vitamin A, C, dan E, ubi jalar merah juga mengandung vitamin B6 (piridoksin) yang berperan penting dalam menyokong kekebalan tubuh.
Di luar perkiraan banyak orang ubi jalar merah dengan kandungan vitamin B6-nya mampu mengendalikan jerawat musiman yang muncul menjelang menstruasi. Agaknya hampir semua zat gizi yang terkandung dalam ubi jalar merah mendukung kemampuannya memerangi serangan jantung koroner. Kesimpulan sebuah hasil penelitian menyebutkan kalium dalam ubi jalar merah memangkas 40% risiko penderita hipertensi terserang stroke fatal. Sementara tekanan darah yang berlebihan pun merosot hingga 25 %.
Sumber: Maydav

Kamis, 25 Agustus 2011

Budidaya Tanaman Padi sistem Gogorancah


PENDAHULUAN
Di sulawesi selatan tercatat 242.241 ha lahan sawah tadah hujan (37% dari total luas sawah didaerah ini) yang hanya dapat ditanami sekali setahun. Pertanaman padi diareal tersebut sering kali gagal panen karena mengalami kekurangan air, baik untuk pengolahan tanah maupun untuk pertumbuhan tanaman. Petani pada umumnya menunggu sekitar dua bulan sejak turunnya hujan untuk melakukan pengolahan tanah karena pada waktu tersebut air sudah menggenangi sawah. Akibatnya waktu tanam tertunda, sehingga pada fase pertumbuhan generatif, tanaman sering mengalami kekeringan dan gagal panen.
Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi ancaman kekeringan pada lahan sawah tadah hujan adalah dengan sistem bertanam padi gogorancah. Sistem ini berarti bercocok tanam padi di sawah pada musim hujan, dengan menerapkan gabungan antara sistem gogo dan padi sawah. Sistem ini juga cocok untuk lahan beririgasi yang mendapat pengairan terlambat.
Benih dan varietas :

Varietas yang akan digunakan disesuaikan dengan kondisi iklim dan organisme pengganggu setempat.
  • Daerah beriklim basah menggunakan varietas umur sedang, seperti cisadane, IR 42, IR 48 dan bahbolan.
  • Daerah beriklim kering menggunkan varietas berumur genjah, yaitu IR 64, IR 66, IR 74, dan ciliwung.
Untuk kebutuhan benih berkisar antara 40-60 kg/ hektar. Benih tidak perlu direndam kedalam air yang penting lebih bernas dan daya tumbuhnya masih diatas 80%.
Penyiapan lahan

1. Tanpa olah tanah :
Tanpa olah tanah adalah suatu sistem olah tanah untuk budidaya pertanian dimana solum tanah dibiarkan seperti semula tanpa disentuh alat olah tanah. Dalam sisten ini tanah dibiarkan tidak terganggu kecuali untuk sekedar membuat alur kecil atau lobang tegalan untuk menempatkan benih.
2. Pengolahan tanah sempurna:
  • Waktu mengolah tanah sebaiknya dilakukan sebelum hujan turun atau segera setelah tanaman padi gadu atau palawija.
  • Tanah diolah dengan menggunakan bajak dan cangkul, dengan kedalaman 15-20 cm.
  • Setelah hujan turun satu sampai dua kali tanah segera dihaluskan dan kemudian diratakan
  • Di buat saluran pembuangan air setiap jarak 5 m atau menurut kebutuhan memanjang sesuai dengan petakan sawah.
Penanaman :
1. Waktu tanam
  • Waktu penugalan benih yaitu pada awal musim hujan, kira- kira setelah turun hujan 2-3 kali, atau apabila kelembaban tanah telah memungkinkan
  • Apabila sebelumnya masih ada tanaman palawija, penugalan benih dapat dilakukan yaitu 1-1.5 bulan menjelang palawija di panen.
2. Cara tanam
  • Dapat dilakukan secara tugal ataupun larikan
  • Agar penugalan / larikan lurus gunakanlah bantuan tali
  • Jarak tanam :
  • Cara tugal 20 x 20 cm atau 25 x 25  cm    - cara larik, jarak antar barisan 20-30  cm
  • Setelah benih dimasukkan lobang egera ditutup dengan tanah yang gembur.
Penyiangan 
  • Penyiangan dilakukan seawal mungkin sesuaikan dengan keadaan gulma
  • Penyiangan secara kering dapat dilakukan pada umur 15 dan 30 hst.
  • Penyiangan secara basah dilakukan pada minggu pertama dan minggu ketiga setelah penggenangan.
  • Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan menggunakan herbisida yang sesuai rekomendasi setempat
Pemupukan 
  • Pemupukan pertama 50 kg urea, 50 kg ZA, 50 kg SP-36 dan 50 kg KCI diberikan pada saat tanaman berumur 7 hari setelah tumbuh.
  • Sisa dosis (50 kg urea) diberikan pada saat primordia bunga, yaitu umur 40-45 hari untuk umur genjah dan umur 55-65 hari untuk umr sedang
  • Cara pemupukan yaitu disebarkan kedalam alur atau larikan yang dibuat diantara barisan tanaman padi
  • Setelah pupuk ditabur kedalam larikan, segera ditutup dengan tanah dan diusahakan pemupukan pada keadaan tanah cukup lembab.
  • Jika air telah cukup untuk menggenangi pertanaman, pemupukan dapat dilakukan dengan cara ditebar merata.
Penggenangan atau perancahan

Pada tahap permulaan selam 35-45 hari tanaman padi dipelihara dengan sistem gogo.
Apabila curah hujan diperkirakan telah mencukupi untuk penggenangan sawah secara terus- menerus, pertanaman digenangi setinggi 5-10 cm atau disesuaikan dengan tinggi tanaman dan padi dipelihara dengan sistem padi sawah.

Pengendalian organisme pengganggu

Tanda- tanda serangan organisme pengganggu sama dengan tanda- tanda serangan pada padi sawah. Demikian pula cara- cara pengendaliannya mengikuti anjuran setempat.
BPTP Sulawesi Selatan
Thn : 2003

Kamis, 11 Agustus 2011

SAAT DAN CARA PANEN KACANG KEDELAI


Supaya diperoleh hasil mutu benih yang baik, memperkecil risiko pecahnya polong di lapang, serta menghindari biji bercendawan, panen kedelai sebaiknya dilakukan segera setelah kadar air biji di bawah 18% basis basah (bb), sebelum terjadi pembasahan kembali oleh hujan. Keadaan demikian dapat diperoleh dari pertanaman musim kemarau atau di daerah kering. Dari pertanaman musim hujan, kedelai brangkasan dapat dikeringkan dengan alat pengering buatan dengan suhu udara pengering 40-45°C .
 
 
Waktu panan umur tanaman kedelai bisa jadi patokan (Tabel 1). Keanekaragaman umur panen disebabkan antara lain oleh perbedaan musim tanam, tinggi tempat, suhu udara, dan ketersediaan air. Oleh karena itu, umur panen dapat dinyatakan dalam parameter yang mencerminkan kebutuhan kalori tanaman kedelai dari tanam hingga panen dalam satuan degree-days. Berdasarkan metode tersebut, umur panen kedelai secara taksonomik thermal adalah, umur genjah (1022 ± 24 hingga 1049 ± 14, degree-days), umur tengahan (1073 ± 13 hingga 1081 ± 12, degree-days), dan umur dalam (1154 ± 33 hingga 1184 
Pelaksanaan panen dapat dilakukan dengan sabit tajam atau bergerigi dengan memotong pangkal batang. Cara panen ini lebih menguntungkan dibandingkan dengan cara dicabut, karena cepat, dapat diterapkan pada kondisi kering maupun basah, Rhizobium tetap tertinggal dalam tanah dan brangkasan bersih dari tanah. Untuk pemanenan seluas 100 meter persegi, panen dengan sabit bergerigi, sabit biasa, dan dicabut berturut-turut membutuhkan waktu 40, 60, ± 57, degree-days).
 
 
Untuk mempercepat proses panen, alat panen kedelai dengan tenaga traktor tangan sudah mulai dikembangkan. Hasil penelitian di Thailand menunjukan bahwa modifikasi alat panen padi menjadi alat panen kedelai dapat menekan kehilangan hasil dari 13,2% menjadi 6,3% pada kapasitas 0,083 ha/jam. Alat pemanenan tersebut mencapai titik impas pada luas areal panen 20 ha/tahun (Vejasit et al. 1995). Thailand sudah mengembangkan alat khusus untuk kedelai yang kapasitas lapangnya sekitar enam kali dari panen secara manual, alat panen kedelai tersebut menggunakan tenaga traktor tangan.

Penulis :`Ibrahim, Saragih / Penyuluh Pertanian
Sumber :
- Pusat Penelitian Tanaman Pangan Badan Litbang, 2007, Kedelai Teknik Produksi dan Pengembangan, Bogor
- Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Badan Litbang, 2007, Panduan Umum Pengelolaan Tanaman Terpadu Kedelai, Jakarta

HAMA PENGGEREK POLONG (Etiella spp) pada tanaman Kedelai


Ulat yang menyerang tanaman kedelai pada stadia polong adalah ulat penggerek polong (Etiella zinckenella). Ulat ini terdapat di sebagian besar daerah tropis. Ulat penggerek polong ini memiliki tanaman inang kedelai, Crotalaria juncea, Crotalaria striata dan Tephrosia purpurea. Kedelai merupakan tanaman inang yang paling tinggi tingkat serangannya.

Ciri-ciri Etiella spp. :
• Ngengat berwarna kuning keabu-abuan dengan ukuran 1.7-2.5 cm, dan aktif pada malam hari serta sangat menyukai cahaya.
• Ngengat betina dapat bertelur sekitar 73-204 butir yang diletakkan pada bagian bawah kelopak bunga dan polong kedelai, berbentuk lonjong dan berukuran 0,6 mm. Telur muda berwarna putih mengkilap dan setelah tua menjadi jingga berbintik-bintik merah. Telur menetas pada umur kurang lebih 3-4 hari.
• Ulat yang baru menetas berjalan-jalan di permukaan polong selama beberapa waktu, kemudian menggerek ke dalam polong dan memangsa biji kedelai. Ulat berwarna hijau kekuningan sampai merah muda dengan bagian punggung bergaris hitam.
• Lama stadium ulat kurang lebih 12-19 hari, dengan rata-rata 15 hari.
• Pupa atau kepompong berada dalam tanah dengan kedalaman 2-3 cm, berwarna cokelat, berbentuk bulat lonjong dengan ukuran 1.5 cm.
• Lama stadium kepompong kurang lebih 8-13 hari dengan rata-rata 11 hari.
Gejala serangan :
• Ulat menggerek polong kedelai kemudian hidup dan tinggal di dalam polong dan memakan biji kedelai yang masih utuh.
• Ulat menyebabkan kerusakan pada polong muda dan tua.
• Ulat juga sering merusak bunga, yang pada akhirnya menyebabkan kegagaln pembentukan buah atau polong.
• Kerusakan polong muda mengakibatkan biji kedelai tidak berkembang dan polong rontok.
• Pada tingkat serangan tinggi, kerugian hasil dapat mencapai lebih dari 90%.

Pengendalian :
Pengendalian hama penggerek polong sebaiknya dilakukan secara terpadu atau PHT yaitu suatu cara pengendalian hama yang didasarkan pada pertimbangan ekologi dan efisiensi ekonomi dalam rangka pengelolaan ekosistem yang berwawasan lingkungan yang berkelanjutan. Penggunaan pestisida merupakan alternative terakhir yang apabila serangan hama penggerek polong telah melampaui batas ambang kendali yaitu bila telah ditemukan kerusakan polong sekitar 2,5% atau terdapat 2 ekor ulat per tanaman saat tanaman kedelai berumur lebih dari 45 hari. Adapun komponen pengendalian hama penggerek polong kedelai adalah dengan cara sebagai berikut :

• Tanam serempak dalam kurun 10 hari (tidak lebih dari 10 hari)
• Pergiliran tanaman bukan inang
• Pemasangan lampu perangkap karena ulat ini menyukai cahaya
• Tanaman perangkap berupa jagung umur genjah, sedang dan dalam pada pematang.
• Jika sudah mencapai ambang kendali (dengan kerusakan polong 2.5% atau jika ditemui 2 ekor ulat/rumpun pada umur lebih dari 45 hari), tanaman dapat disemprot dengan insektisida effektif.
• Insektida yang dapat digunakan Atabron 50EC, Bassa 500EC, Buldok 25EC, Cymbush 50EC, Dimacide 40EC,maupun Dimilin 25WP.
Penulis : Siti Nurjanah, Penyuluh Pertanian Madya Pusbangluhtan.
Sumber : Balitan, 1985. Petunjuk bergambar untuk identifikasi hama dan penyakit kedelai di Indonesia. 
Teknologi Budidaya Kedelai, 2008. BPTP Yogyakarta.
Teknologi Budidaya Kedelai, 2008.BBP2TP Badan Litbang.