Tampilkan postingan dengan label Lele. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lele. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 September 2011

Senin, 26 September 2011

Pembuatan Kolam Pemijahan Ikan Lele Dumbo

Pembuatan kolam pemijahan untuk setiap pasang induk yang beratnya antara 0,5 – 1 kg diperlukan satu buah bak plastik atau semen dengan ukuran 1 x 2 x 0,5 meter atau 1 x 1 x 0,5 meter.
Sebelum kolam atau bak digunakan, bak dicuci bersih agar kotoran-kotoran dan lumut yang menempel terlepas dan dasar bak menjadi bersih dan benih lele terhindar dari serangan penyakit.

Selanjutnya setelah pembuatan kolam diisi air bersih setinggi 30 – 40 cm. Sebagai tempat atau media menempelnya telur, di dasar bak dipasang kakaban yang terbuat dari ijuk. Ukuran kakaban disesuaikan dengan ukuran bak pemijahan. Namun, ukuran yang biasa digunakan panjangnya 75 – 100 cm dan lebarnya 30 – 40 cm.Sebagai patokan, untuk 1 pasang induk lele dumbo dengan berat induk betina 500 gram, dibutuhkan kakaban sebanyak 3 – 4 buah. Jika kurang, dikhawatirkan telur yang dikeluarkan ketika pemijahan tidak tertampung seluruhnya atau menumpuk di kakaban, sehingga mudah membusuk dan tidak menetas. Kakaban harus menutupi seluruh permukaan dasar bak pemijahan, sehingga semua telur lele dumbo tertampung di kakaban.

Bagian atas bak pemijahan di tutup dengan seng atau triplek atau anyaman bambu untuk mencegah induk lele dumbo yang sedang dipijahkan meloncat keluar.Demikian Pembuatan Kolam Pemijahan Ikan Lele Dumbo

Minggu, 25 September 2011

cara ternak benih | bibit lele dumbo di kolam terpal

Berikut ini adalah cara ternak bibit lele dumbo pada kolam terpal dari ukuran 1 - 3 cm hingga 8 - 12 cm, atau istilahnya pendederan. Pendederan adalah pemeliharaan benih ikan yang berasal dari larva sehingga mencapai bibit dgn ukuran tertentu. Pendederan ini dapat dilakukan di kolam tanah atau bak

Persiapan Kolam Terpal dan Pemupukan

Wadah pemeliharaan bibit lele dumbo di kolam terpal yang perlu diperhatikan adalah sanitasi dengan cara wadah direndam menggunakan larutan Methilen Blue 100 ppm selama 24 jam, kemudian dikuras dan diisi air bersih. Setelah itu bak diisi dengan air setinggi 20 - 30 cm.
Berikutnya masukan pupuk kandang (3 kg kotoran kambing/100 m2 yg telah di fermentasi EM4), kemudian aduk hingga rata, hal ini bertujuan agar tumbuh plankton. Plankton akan mencapai puncaknya setelah 7 hari dari pemupukan. Pada hari ke 7 air kolam dinaikkan menjadi 40-50 cm, kemudian kolam di beri kapur pertanian dengan dosis 0,3 gram/liter air dan inapkan 1 hari. Pengapuran dilakukan untuk mengendalikan hama, penyakit dan parasit larva ikan serta meningkatkan pH dasar kolam.
Selama masa pemeliharaan, pemupukan ulang perlu dilakukan untuk menjamin tersedianya makanan alami yang cukup. Pemupukan dapat dilakukan 1 - 2 kali seminggu.

Penebaran Bibit Lele Dumbo

Penebaran calon bibit dilakukan setelah 7 hari dari pemupukan atau saat pakan alami telah tersedia dan biarkan lele dumbo makan pakan alami tsb selama 3 hari. Penebaran benih dilakukan pada pagi atau sore hari dengan kepadatan 200 - 300 ekor/M2 berukuran 1 - 3 cm per ekornya.
Penebaran harus dilakukan dengan hati-hati agar bakal bibit lele dumbo tidak mengalami stress. Benih yang akan didederkan sebaiknya jangan ditebar langsung ke kolam namun terlebih dahulu dilakukan dgn metode aklimatisasi untuk menghindari perubahan suhu yang mencolok antara suhu air kolam dan suhu air pada wadah pengangkutan.
Cara penebaran untuk proses adaptasi (aklimatisasi) benih lele dumbo cukup mudah. Benih lele dumbo yang masih berada di dalam wadah pengangkutan di biarkan terapung-apung diatas permukaan air selama 5 menit. Selanjutnya ditambahkan air dari kolam ke wadah pengangkutan sedikit demi sedikit. Dengan cara ini diharapkan kualitas air yang ada di dalam wadah pengangkutan tersebut akan sama dengan yang ada di kolam.
Metode aklimatisasi adalah suatu cara memberikan kesempatan kepada ikan untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan baru. Lingkungan baru tersebut adalah suhu, pH dan salinitas.
Suhu merupakan "Controling factor" yaitu apabila suhu air berubah maka faktor yang lain akan berubah. Sedangkan pH termasuk "Masking factor" yaitu sebagai faktor pengendali perubahan kimia dalam air.
Ikan mempunyai alat dan cara untuk beradaptasi terhadap lingkungannya. Alat-alat tersebut akan dipergunakan pada saat sedang mengadakan proses osmoregulasi. Alat-alat tersebut antara lain kulit, insang, ginjal.
Namun demikian ikan mempunyai batas toleransi terhadap perubahan lingkungannya. Sebagai contoh lele dumbo hanya mampu mentolerir perubahan suhu hanya ± 5 C.

Pemeliharaan Lele Dumbo dan Pakan Tambahan

Kegiatan pemeliharaan benih merupakan kegiatan inti dari pendederan. Selama pemeliharaan, bibit ikan harus diberi pakan tambahan. Pakan tambahan berupa tepung pelet, seperti tepung ikan, atau konsentrat sebanyak 7 - 5 % dari jumlah total bobot benih yang dipelihara. Pakan sebaiknya diberikan 6 kali sehari, yaitu jam 4.30 pagi, 10 pagi, 2.30 siang dan 5.30 sore, 20.30 dan 11.30 malam. sehari. Agar pemberian pakan lebih efektif, sebaiknya pemberian pakan disebarkan merata pada kolam pendederan.
Kondisi permintaan pakan akan berubah-ubah tergantung suhu air. Apabila cuaca cerah, matahari bersinar terang maka suhu air akan naik segala proses/metabolisme dipercepat. Barangkali apabila kondisi demikian frekuensi pemberian pakan bisa 6 kali. Tetapi apabila cuaca mendung, matahari tidak bersinar otomatis suhu akan menurun, kondisi ini dibarengi dengan fotosintesis plankton terhambat. Sehingga produksi oksigen menurun sebagai akibat nafsu makan ikan menurun permintaan akan pakan juga menurun.
Ada suatu teori bahwa untuk mengatasi ikan kekurangan oksigen disamping melakukan aerasi air, diusahakan ikan selalu berenang dipermukaan air. Hal ini terjadi apabila ikan dipuasakan.

Cara Pengendalian Hama Penyakit Bibit Lele Dumbo.

Untuk memperkecil mortalitas atau kehilangan benih, selama pemeliharaan harus dilakukan pengontrolan terhadap serangan hama dan penyakit.
Pengendalian hama penyakit dapat dilakukan dengan cara mencegah hama atau hewan liar masuk ke kolam.
Hama dan penyakit timbul disebabkan oleh kondisi lingkungan, kondisi benih dan bibit penyakit.
Ketiga bibit penyakit tersebut menjadi suatu sistem sehingga bibit ikan terserang penyakit. Kondisi lingkungan yang kotor menyebabkan benih ikan lemah, kurang nafsu makan. Pada kondisi tersebut benih lele mudah terserang bibit penyakit.

Penyakit yang menyerang terutama penyakit parasitik seperti Ichthyophthirius multifilis yang mengakibatkan bintik putih dipermukaan tubuh lele dumbo dan mengakibatkan kematian masal.

Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan menambahkan garam dapur di kolam media pendederan sebanyak 200 gr/m3. Benih lele yang terserang penyakit ich biasanya menggosokgosokkan bagian tubuhnya ke dinding atau dasar wadah

Tindakan pencegahan penyakit secara umum, cukup dengan menjaga kualitas dan kuatitas air kolam, yakni dengan menghindarkan pemberian pakan yang berlebihan. Karena pakan yang berlebihan akan menumpuk di dasar kolam dan bisa membusuk yang akhirnya menjadi salah satu sumber penyakit.

Pembersihan wadah dilakukan dengan menyipon kotoran dan sisa makanan menggunakan selang. Pada saat menyipon harus dilakukan dengan hati-hati agar benih lele dumbo tidak ikut keluar. Penyiponan dapat juga dilakukan juga sekaligus dengan penggantian air. Air yang dikeluarkan pada saat penyiponan segera diganti dengan air bersih. Air yang dikeluarkan sebanyak 25 - 50%. Air yang diganti haruslah sebanyak air yang dikeluarkan.

Hal lain yang perlu diperhatikan pada saat penggantian air adalah suhu air. Perubahan temperatur yang terlalu drastis dapat menimbulkan gangguan fisiologis ikan yang dapat menyebabkan bibit ikan lele dumbo stress. Selain itu air baru yang akan dimasukkan sebaiknya telah diendapkan terlebih dahulu.

Rabu, 14 September 2011

Andreas Andi, Bos Lele Saurus

PDF Cetak E-mail
Rabu, 14 September 2011 09:37
Pecel lele merupakan jenis masakan yang familiar di hampir semua wilayah di Indonesia. Makanan yang terdiri dari lele goreng yang disajikan dengan sambal dan lalapan, hampir setiap sore sampai malam hari dapat dijumpai di warung tenda sepanjang jalan di kota-kota di Indonesia.

lele_saurusSelama ini bisnis pecel lele tidak pernah surut sepanjang waktu dan dapat tetap eksis bertahan dengan situasi ekonomi apapun. Hal ini karena bahan bakunya yang melimpah, dan harganya yang lebih ekonomis dibanding menu-menu kuliner lainnya. Dengan besarnya potensi bisnis yang ditawarkan, tak heran jika bisnis pecel lele cukup menggiurkan untuk digeluti.

Potensi inilah yang akhirnya dilirik oleh Andreas Andi Bayu, seorang pengusaha muda asal Umbulharjo, Yogyakarta. Andreas melihat, saat ini konsep bisnis pecel lele yang sudah ada masih sangat tradisional dan terkesan apa adanya. Oleh karena itu, Andreas berkeinginan untuk menaikan citra kuliner pecel lele dari makanan pinggir jalan, menjadi kuliner berkelas restoran. Kualitas masakan, pelayanan, tempat penyajian, sampai faktor kebersihan menjadi perhatian yang penting.

“Kualitas minyak goreng harus diperhatikan, sehingga masakan lele yang harusnya memberi kontribusi gizi yang bagus untuk tubuh kita menjadi kurang baik karena digoreng dengan minyak yang rata-rata telah jenuh dan kotor. Maksimal kami hanya menggunakan minyak goreng setelah dua kali penggorengan," jelas Andeas saat dihubungi Ciputraentrepreneurship.com.

Merintis usahanya sejak Oktober 2009 di Yogyakarta, Andreas sadar betul akan besarnya potensi bisnis pecel lele, jika dikelola secara professional. Dengan berbekal modal sekitar Rp 20-30 juta-an, untuk menyewa tempat dan membeli peralatan, Andreas pun membuka usahanya. Dengan berbekal prinsip “sambil jalan”, Andreas pun pelan-pelan mengembangkan bisnis pecel lelenya hingga mencapai standar resto atau rumah makan yang ia dambakan.

Untuk meningkatkan image dan pemasaran prodaknya, Andreas pun memilih nama Lele Saurus, sekaligus membuat logo yang menarik dan mudah diingat serta dilengkapi dengan warna-warna yang menonjol. Dengan merek Lele Saurus, Andeas ingin menciptakan persepsi “besar” atau “raksasa” atau “purba” dalam produknya. Sama seperti harapan agar produknya bisa menjadi produk yang besar dan kuat serta bisa diterima di seluruh dunia.

Selain konsep produk, Andreas juga mengandalkan kreasi dan inovasi menu dalam mengolah pecel lele, sehingga membuat pecel lele kreasinya lebih variatif. Menu seperti lele lombok ijo, lele balado, mangut lele, lele crispy, lele fillet, lele asam manis, serta masih banyak lagi menu lele olahan Lele Saurus. Dari sembilan menu awal yang ditawarkan, saat ini sudah terdapat sebanyak 60-an menu yang siap dipesan oleh pelanggan.

“Kami juga mengadopsi menu-menu masakan berbagai negara untuk diubah bahan bakunya dengan bahan baku lele. Munculah menu-menu Lele Teriyaki, Steak Lele, Spaghetti Lele, Lele Katsu, Sandwich Lele, Burger Lele, Fried Catfish dan lain-lain,” papar Andreas, mempromosikan menu-menu andalannya.

Tak hanya itu, Andreas juga mencoba mematahkan asumsi bahwa lele berukuran besar tidak bisa diolah menjadi masakan yang lezat, karena terasa hambar. Dengan bumbu yang tepat dan metode masak yang sesuai, Andeas mampu menciptakan menu lele berukuran besar dengan berat mulai 5 ons hingga lebih 2 kg per ekor.

Lele Saurus mengembangkan usahanya dengan pola kemitraan, karena sejak pertama kali diperkenalkan, sudah banyak permintaan dari masyarakat yang menyukai konsep Resto Lele Saurus serta permintaan pelanggan di daerah-daerah yang meminta Lele Saurus membuka cabang di daerahnya.

Pola kemitraan ini dipilih agar masyarakat umum juga dapat terlibat dalam pengembangan usaha Resto Lele Saurus. Kini Lele Saurus sudah hadir di beberapa Kota di  Jogjakarta, Jawa Tengah, Jakarta dan Riau, dan sedang bersiap untuk membuka gerai di Kepulauan Riau, Banten, Bangka Belitung dan Jawa Timur.

Dengan berjalannya konsep restoran lele berkualitas super, membuat Andreas makin semangat dalam meluaskan pasar produknya. Dengan bantuan media massa, ia yakin usahanya akan makin dikenal luas di masyarakat, serta menginspirasi masyarakat untuk merintis usaha dibidang kewirausahaan.

Sebagai seorang pengusaha dibidang kuliner, Andreas mempunyai misi untuk membangun jaringan bisnis masakan lele modern di seluruh Kota di Indonesia dan luar negeri. Selain itu, ia percaya, lewat Lele Saurus, ia akan merubah image pecel lele dari masakan pinggir jalan menjadi menu masakan mewah yang banyak dicari pecinta kuliner: Sebagai masakan yang kaya akan gizi, dan juga berkelas.

“Lele Saurus memberi nilai tambah untuk sebuah masakan lele, pengolahan yang sehat dan penyajian yang unik sehingga melahirkan menu-menu yang kreatif, variatif dan inovatif. Lele Saurus juga mengadopsi masakan-masakan dari berbagai negara, sehingga Lele Saurus disebut sebagai pusatnya masakan lele lerlengkap di dunia !” tegas Andreas menggambarkan misi yang ia emban.

Tertarik dengan Lele Saurus? Anda bisa menhubungi Andreas dengan alamat email info@lelesaurus.com.
Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/kuliner/11121-andreas-andi-bos-lele-saurus.html

Rabu, 07 September 2011

Pengaruh Kadar pH Air Kolam Ikan dan Cara Menjaganya

Kadar pH air merupakan salah satu parameter yang cukup penting untuk mendeteksi potensi produktifitas kolam ikan. Perubahan pH yg ekstrim menyebabkan ikan menjadi stres sehingga tidak tumbuh optimal. Menurut para ahli, pH yg baik untuk budidaya ikan berkisar antara 6,8 - 8.

Perubahan pH yg terjadi ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya :
  • Peningkatan gas CO2 sebagai hasil pernafasan dari binatang-binatang air dan tumbuh-tumbuhan serta pembakaran bahan organik didalam air oleh jasad renik. 
  • Kadar gas O2 yang terlarut, menurun.
  • Kandungan garam (Salinitas) yg tinggi
  • Kolam yg jumlah ikannya terlalu padat (tidak sesuai dgn kapasitas air kolam)
  • Keadaan suhu air yg tidak stabil
  • Tingkat kekeruhan air yg melebihi ambang batas
Menurut penelitian, pergoncangan pH dari yang tinggi ke pH rendah ini dapat disanggah oleh unsur calsium yg terlarut dalam air dalam bentuk Ca(HCO3)2 tinggi.

Proses imbangan pH dapat ditulis dengan reaksi sebagai berikut :

Ca (HCO3)2 <---> CaCO3 + CO2 + H2O

Unsur Ca didalam air membentuk dua macam senyawa yaitu:
  1. Senyawa kalsium carbonat (CaCO3) yang tidak terlarut
  2. Senyawa kalsium bicarbonat atau kalsium hidrogen karbonat (Ca(HCO3)2) yang terlarut dalam air.
Nah CaCO3 ini lebih dikenal sbg kapur pertanian atau istilahnya "stalaktit". Diduga penurunan pH air ini dapat dicegah dengan menambahkan kapur pertanian. Bahkan sudah ada yg melakukan percobaan, nih linknya, baca sampai habis ya!
KLIK DISINI

Minggu, 28 Agustus 2011

Gambar Jenis-jenis Ikan Lele Indonesia

Gambar beberapa jenis - jenis ikan lele yang ada di indonesia

Lele Dumbo 

Lele Limbat atau Lindi

Lele Sangkuriang

Lele Lokal

Minggu, 21 Agustus 2011

Cara Membuat Pakan Lele Sangkuriang Alternatif Murah Sendiri

Kali ini saya paparkan formula jitu ttg cara membuat pakan lele sangkuriang alternatif murah sendiri dari bahan-bahan yg dpt anda peroleh dengan mudah. Ramuan pakan lele alternatif yang saya sajikan atas dasar pertimbangan efektifitas dan efisiensi kebutuhan nutrisi penting, harga, serta kemudahan proses pembuatan.  Berikut bahan-bahannya :
  • 8% Tepung Terigu 
  • 33% Tepung Ikan 
  • 23% Tepung Ampas Tahu
  • 17% Tepung Darah
  • 17,5% Pelet paling murah
  • 1% Garam Mineral
  • 0,5% Premix Vitamin
Jenis pakan lele sangkuriang buatan sendiri yaitu pakan lembab dengan kadar air sekitar 25%, karena ikan sangat menyukainya. Cara membuat :
  1. Aduk 8% tepung terigu, 17% tepung darah dan 33% tepung ikan hingga merata
  2. Aduk campuran tadi dengan campuran 23% tepung ampas tahu + pelet murah hingga merata
  3. Larutkan 1% Garam Mineral dan 0,5% Premix Vitamin dalam air hangat secukupnya
  4. Aduk Campuran Tepung yg sebelumnya sudah kita olah dengan larutan garam-vitamin sedikit demi sedikit sambil diremas-remas hingga membentuk adonan kenyal. Lakukan terus-menerus hingga adonan benar-benar merata
  5. Jika adonan sudah jadi, dapat langsung diberikan pada ikan lele Anda
Kandungan nutrisi penting yg terkandung dalam pakan lele murah ini adalah :
  • Protein  >39%
  • Serat     7 - 8 % 
Semoga Cara Membuat Pakan Lele Sangkuriang Alternatif Murah Sendiri ini bermanfaat.

Kekurangan Pakan Ikan Buatan Pabrik

Inilah beberapa kelemahan atau kekurangan pakan ikan buatan pabrik
  • Harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan pakan buatan sendiri, Ini mungkin dikarenakan ongkos produksi, promosi, distribusi, dan penyimpanan. Berdasarkan pengalamam, hasil panen bobot ikan yg diperoleh hampir berimbang dengan bobot penggunaan pakan buatan pabrik.
  • Kandungan gizinya sudah ditentukan dan kebanyakan kurang, terutama kadar protein yg diperlukan ikan kolam peliharaan yg seharusnya 35 - 50 % agar pertumbuhannya baik
  • Pakan buatan pabrik rata-rata banyak mengandung dedak atau kedelai sehingga kadar serat masih terlalu tinggi ( melebihi batas ). Serat menyebabkan penyerapan nutrisi yg diperlukan untuk pertumbuhan menjadi terhambat serta menimbulkan masalah pada sistem pencernaan ikan.
  • Jika pakan terlalu lama disimpan, ini bisa merusak kandungan gizi dalam pakan. apalagi jika penyimpanannya sembarangan.
  • Proses pencampuran bahan-bahan pakan kurang merata, karena dilakukan oleh mesin. Hal ini mungkin agar proses produksi bisa cepat dan mencapai target.
Hati-hati dalam menggunakan pakan ikan buatan pabrik!