Rabu, 05 Oktober 2011

Reformasi Mental Abdi Negara

SuatuRefleksi Dalam melaksanakan tugas


Menjadi pegawai negerisipil (PNS) merupakan pilihan dan panggilan hidup seseorang. Setiap profesi ataupekerjaan memiliki “roh”nya masing-masing yang menyebabkan profesi itu dihargaidan bermanfaat bagi masyarakat. Rohnya PNS  adalah sebagai  AbdiNegara yang berarti juga sebagai pelayan masyarakat, walaupun pada umumnyamotivasi seseorang menjadi PNS karena berpenghasilan tetap dan ada jaminan haritua (mendapat pensiun).

Roh melayani masyarakattidak boleh luntur atau hilang karena masalah karier atau penggajian PNS yangbelum sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan hidup, karena kemampuan pemerintahyang masih terbatas. Beberapa indikasi yang menunjukkan berkurangnya rohpelayanan ditandai dengan kasus-kasus indisipliner pegawai, disiplin yangmerosot, penyalahgunaan waktu kerja,  pelayanan publik yang kurangmemuaskan, inefisiensi penggunaan keuangan negara sampai tindak korupsi,penyalahgunaan kekuasaan dan sebagainya. Sebagian PNS bahkan harus berurusandengan aparat penegak hukum. Era Reformasi harusnya dibarengi dengan reformasimental di kalangan Abdi Negara.

Di sisi lain, adafaktor-faktor yang mempengaruhi gaya hidup manusia masa kini antara lainberkembangnya faham materialismeyang mengutamakan kebendaan, hedonismeatau hidup untuk bersenang-senang, dan konsumerismeyang selalu ingin memuaskan naluri konsumtif. Konsumerisme sudah begitu merasukkehidupan, sehingga orang merasa tak terpuaskan jika belum mengikuti arusiklan, memenuhi diri dengan tawaran produksi dan memuaskan naluri konsumtifnya.Dimensi ‘having’ lebihberperan daripada dimensi ‘being’. Orangcenderung berlomba-lomba ‘memiliki lebih’ (materi/uang) ketimbang menjadi‘pribadi lebih’ atau ‘lebih bermartabat’. Akibatnya, dalam bekerja orangcenderung mengabaikan semangat pelayanan. Abbot Lawrence Lowell, PresidenHarvard University (1930), mengatakan hal yang menarik tentang hubungan antarapekerjaan, uang dan pelayanan, sebagai berikut : “Siapapun yang memandang pekerjaannya sebagai cara untuk menciptakan uang,sesungguhnya ia mendegradasikan pekerjaannya sendiri. Tetapi seseorang yangmelihat pekerjaannya sebagai pelayanan kepada umatmanusia,sesungguhnya ia memuliakan pekerjaan dan dirinya sendiri”.

Sikap bekerja dengansemangat melayani merupakan salah satu upaya reformasi mental di kalanganaparat pemerintahan untuk memperbaiki citra PNS sebagai prasyarat menciptakankepemerintahan yang baik ( good governance).





Hakikat Pelayanan Sejati

Ciri utama bekerjadengan roh melayani adalah kecenderungan untuk selalu meletakkan kebutuhan,kepentingan dan aspirasi orang-orang yang dilayani di atas kepentingan dirinya.Orientasinya adalah untuk melayani,cara pandangnya holistik, danberoperasi dengan standarmoral-spiritual. Hakikat pelayanan sejati tidak hanya ditujukanuntuk kepentingan organisasi tetapi lebih dari itu untuk kemuliaan Tuhan SangPencipta. Kualitas pelayanan sejati terletak pada pelayanan terhadap golonganmasyarakat paling bawah. Pelayanan lebih diutamakan kepada masyarakat kurangmampu yang sangat membutuhkan jasa pelayanan.

Akhir-akhir inipersaingan dalam dunia usaha telah mendorong perusahaan-perusahaan berlomba-lombameningkatkan pelayanan untuk menarik pelanggan atau konsumen. Beberapaperusahaan swasta mulai menerapkan standar pelayanan tertentu untukmeningkatkan kinerja lembaga dan perusahaan. Tidak hanya pada kualitaspelaksanaan jasa pelayanan kepada pelanggan tetapi juga menentukan waktu yanglebih singkat untuk suatu jasa pelayanan. Misalnya, beberapa rumah sakitberstandar internasional telah menetapkan waktu maksimal untuk suatu jenispelayanan dan bila melebihi waktu tersebut maka pasien/penderita dapatmenyampaikan laporan pengaduan. Sebaliknya, pelayanan yang buruk seringkalimenghambat pembangunan dan kemajuan daerah. Pelayanan yang buruk antara lainterlihat pada urusan birokrasi yang berbelit-belit, tidak ada kepastian waktu,serta pelayanan yang berorientasi mendapat imbalan tertentu. Pelayanan yangseharusnya bertujuan memudahkan urusan, telah diubah menjadi: “Kalau urusanbisa dipersulit, mengapa harus dipermudah”? Semboyan : “Kami ada untuk melayaniAnda” di kantor-kantor cenderung masih bersifat slogan dan belum sepenuhnyaditerapkan.

Menjadi PNSadalah menjadi Abdi Negara. Abdi artinya hamba atau pelayan.Pegawai negeri pada dasarnya mempunyai kewajiban melayani masyarakat. Iamendapat gaji/penghasilan yang berasal dari uang rakyat (hasil pembayaran Pajakdari Masyarakat yang diakumulasi dalam perhitungan DAU dan dana lainnya yangditerjemahkan dalam APBN/APBD). Apabila seorang pegawai bekerja semata-matahanya untuk mencari penghasilan dan mengabaikan pelayanan kepada masyarakat,sebenarnya ia sudah kehilangan “roh” sebagai Abdi Negara. Bekerjadengan melayani masyarakat adalah “roh”nya seorang Abdi Negara.

Menjadi LebihBermartabat
Sikap mentalyang harus dimiliki sebagai seorang  Abdi Negara adalah menjunjung tinggimartabat diri dengan bekerja untuk melayani masyarakat. Martabat atau hargadiri seseorang tergantung dari apa yang diperbuat untuk orang lain, bukankarena apa yang dimilikinya. Dimensi “being” atau menjadi lebih bermartabatlebih utama daripada dimensi “having” atau apa yang dimiliki. Sikap mentaluntuk selalu memelihara martabat diri harus dilandasi keimanan dan moralitasyang luhur. Sebagai orang beriman kita percaya bahwa dengan melayani sesamamenjadikan seseorang lebih bermartabat di hadapan sesama dan Tuhan. Lebih baikmelakukan pekerjaan-pekerjaan kecil yang bisa meningkatkan martabat diri Andadaripada berusaha memiliki banyak materi dengan cara-cara yang merendahkanmartabat diri. Tidak sedikit Abdi Negara yang mengakhiri masa tugas dengankehilangan martabat diri karena kasus-kasus hukum. Semua yang dimilikinya tidakberarti dibandingkan dengan penderitaan karena kehilangan harga diri.Sebaliknya, tidak sedikit Abdi Negara yang dapat mengakhiri masa tugas denganbaik karena mengabdi tanpa cela, walaupun mereka tidak memiliki banyak harta.Kebaikan, keutamaan dan pelayanan yang ditanam pada masa pengabdian Anda, akanmenuai kebahagiaan pada masa purnatugas. Sebaliknya bila menanam keburukanselama bertugas, akan menuai akibat buruk pada masa purnatugas.

Talenta Untuk Melayani Sesama
Negarawan terkemuka SirWinston Churchill pernah berkata tentang talenta : The empires of the future will be theempires of mind. The battles of the future will be the battles for talents.  Sekarang umat manusia dapat merasakan kebenaranucapan Churchill di atas. Bangsa-bangsa di dunia sedang melakukan pertarungantalenta melalui pendidikan, peningkatan kesehatan melalui peningkatan giziuntuk membangun SDM berkualitas yang mampu berkompetisi dalam semua bidangkehidupan. Kualitas SDM dengan talenta lebih penting daripada memiliki SDA, danbangsa-bangsa yang maju umumnya memiliki kualitas SDM lebih baik. Setiapmanusia diberi talenta (bakat) oleh Tuhan sesuai dengan kemampuannya. Ciri-ciridari talenta tersebut adalah (1) diberikan sesuai kemampuan seseorang, ada yangbesar, sedang dan kecil, (2) talenta itu harus dikembangkan menjadi lebih besardan digunakan untuk melayani sesama, (3) talenta itu harusdipertanggungjawabkan kepada Tuhan, kelak pada waktunya. Talenta apa pun yangTuhan berikan kepada Anda harus dikembangkan untuk melayani orang lain ataumasyarakat yang membutuhkan. Talenta yang dikembangkan akan menjadi lebih besardan memberi manfaat bagi orang banyak, sebaliknya talenta yang tidak dipakaitidak ada manfaatnya bagi diri sendiri dan orang lain. Ada orang-orang yangdiberi talenta untuk menjadi pemimpin, menjadi pengajar, peneliti, keahlianatau keterampilan bidang teknis tertentu, kesenian, dan sebagainya. Semuatalenta itu harus dikembangkan dan dipergunakan untuk melayani masyarakat yangmembutuhkan. Makin besar talenta itu dibagikan untuk melayani orang lain, makinbesar karunia yang Tuhan berikan melalui cara-Nya sendiri.

Kepemimpinan yang Melayani(Servant Leadership)

Mereka yang diberitalenta untuk menjadi pemimpin harus menyadari bahwa ia adalah hamba Tuhan danpelayan bagi rakyat yang dimpimpinnya. Orientasi pemimpin-pelayan (Servant leader) adalah melayani danbekerja dengan standar moral-spiritual. Ia lebih mengutamakan terciptanya followership (kepengikutan) daripada mengejarkekuasaan. Profesor Robert E Kelley, pelopor pengajar Follwership and Leadership mengatakanbahwa keberhasilan organisasi 80 persen ditentukan oleh para pengikut (followers), selebihnya 20 persenmerupakan kontribusi pemimpin (leader).Pengikut yang bekerja dengan semangat dan memiliki komitmen penuh akanmenentukan keberhasilan tugas seorang pemimpin. Beberapa sifat utamapemimpin-pelayan antara lain adalah : mendorong pengikutnya untuk mengembangkan potensidiri, selalu memelihara kontak dengan Tuhan, setia pada misi, memiliki sauhbatiniah, tahu bersyukur, membentuk dan bekerja dengan tim, melatih danmendidik pengganti, memberdayakan kaum perempuan, memberi tanggungjawab,memberi teladan, melayani sesama dalam bekerja untuk kemuliaan nama Tuhan.

Menjadi Manusia Kaya Arti
Konsep manusia kaya arti pada prinsipnyalebih menekankan pada kontribusi (sumbangan) seseorang kepada orang lain,lingkungan dan organisasi. Konsep ini mengandung arti lebih banyak memberidaripada meminta atau menerima. Sebaliknya manusia miskin arti tidak memberi kontribusi bagiorang lain, lingkungan atau organisasi. Kehadiran manusia miskin arti hanyasekedar melengkapi jumlah dan kurang memiliki makna bagi organisasi. Manusia berlawanan arti tidak hanyamiskin arti, tetapi juga menjadi beban bagi orang lain dan organisasi. Merekasering melanggar norma-norma dan aturan dalam organisasi, lebih banyak menuntuthak daripada kewajiban. Dalam lingkungan kerja sehari-hari, kita bisamenyaksikan ada orang-orang yang sibuk bekerja, tetapi sebagian orang tidakberbuat apa-apa dan sebagian orang mangkir atau mengerjakan hal-hal di luartugas pokok dan pekerjaannya.

Menurut HarianSpokesmen Review, ada 7 sikap karyawan yang tidak disukai pimpinan, yaitu: (1)Not My Job (NMJ), tipe karyawan macam ini selalu pintar menghindari tugasdengan alasan bukan tugasnya. (2) Need More Money (NMM), selalu menganggapgajinya belum setimpal dengan pekerjaannya, dan tidak mau mengakuikesejahteraan yang sudah diusahakan pimpinan/organisasi. (3) Wastes CompanyTime (WCT), membuang jam kerja dengan aktivitas yang merugikan organisasi,belanja di Mall atau urusan pribadi saat jam kerja, pergi tanpa ijin dll. (4)Needs More Help (NMH), merasa pekerjaannya “overload”, meski sudah dibantupegawai lain tetap saja tugasnya tidak pernah beres. (5) Always Complaining andDisagreeble (ACD), selalu mengeluh dan bersikap tidak menyenangkan, baginyasetiap hari adalah penderitaan dan pekerjaan adalah siksaan. (6) ClockWatcher’s Syndrome (CWS), selalu rajin menengok jam khususnya mendekati akhirjam bekerja, setelah makan siang tidak banyak yang dikerjakannya kecualimenunggu saatnya pulang. (7) The Trouble Maker (TTM), pembuat onar, sukamenghambat dan menunda pekerjaan dengan alasan lupa, mengulur-ulur waktu, benaludalam tim dan keberadaannya menjadi beban yang membuat laju kinerja timterseok-seok.

Dalam ilustrasisekelompok orang yang sedang memikul beban, orang kaya arti benar-benar memikulbeban di atas pundaknya  (“berkeringat”). Orang miskin arti tidak memikulbeban tetapi berada dalam kelompok pemikul, dan orang berlawanan artibergelantungan pada beban yang dipikul oleh orang lain. Maka dapat dimengertibetapa beban tugas organisasi/negara menjadi semakin berat karena hanyasebagian anggota menjalankan tugas dengan baik, selebihnya tidak berbuatapa-apa bahkan sebagian hanya menjadi beban organisasi. Alangkah baiknya bilasemakin banyak orang menjadi kaya arti karena beban tugas organisasi akanmenjadi lebih ringan. Pemerintah Daerah akan  lebih berhasil menjalankan program-programpembangunannya apabila banyak memiliki PNS menjadi manusia-manusia kaya arti.

Berpikir Positif
Setiap orang pastiingin berhasil dalam pekerjaannya dan mencapai tujuan dalam hidupnya.Kebanyakan orang yang berhasil adalah orang-orang yang berpikir positif.Berpikir positif adalah kunci untuk meraih sukses. Pikiran adalah asal-usulatau “nenek moyang” nya perbuatan. Dengan berpikir positif maka banyak masalahbisa dipecahkan, karena orang yang berpikir positif selalu berusaha mengatasimasalah dan berbuat konstruktif. Sebaliknya orang yang berpikir negatifberusaha menghindari beban kerja, membuat masalah baru dan cenderungdestruktif. Berpikir positif jalan menuju sukses, berpikir negatif jalan menujukegagalan.

Tahu Bersyukur/Berterima Kasih
Sikap tahu berterimakasih adalah sikap yang harus dimiliki Abdi Negara karena sikap tahu berterimakasih adalah bagian dari mentalitas Abdi Negara. Ungkapan terima kasih bisadilakukan dengan ucapan dan melalui perbuatan dengan bekerja lebih baik. Orangyang tahu berterima kasih akan berusaha melakukan tugasnya dengan lebih baikdari waktu ke waktu karena ia meyakini bahwa dengan itu ia memuliakan dirinya,organisasi dan Tuhan. Sebaliknya orang-orang yang tidak tahu bersyukur /berterima kasih selalu merasa tidak puas dan lebih banyak menuntut hak daripadamelakukan kewajibannya.

Menjadi Teladan
Sikap keteladanan harusdimiliki seorang Abdi Negara karena ia adalah “pemimpin” bagi keluarga,lingkungan masyarakat dan orang-orang dalam tanggungjawab pekerjaannya.Pemimpin di daerah adalah Gubernur, Bupati/Walikota, dan di bawahnya adapemimpin-pemimpin SKPD, unit kerja, kecamatan, desa sampai RT/RW. Menjaditeladan sangat penting bagi seorang pemimpin agar ia bisa memiliki pengaruhpada para pemimpin bawahannya. Hakikat memimpin adalah cara, seni (art) untukmempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya untuk melaksanakan apa yangdikehendakinya. Untuk menjadi teladan maka ia harus meneladankan perilaku yang baikkepada sekitarnya, menganjurkankebaikan itu, dan setelah itu baru bisa mengharuskanorang lain untuk melakukan misi yang diinginkan.

Disiplin
Disiplin adalah faktorpenunjang dalam keberhasilan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.Sulit untuk membayangkan suatu lembaga dengan kewenangan mengelolaanggaran/dana, atau memiliki peralatan senjata untuk perang, atau kewenanganmemutuskan kebijakan penting tetapi tanpa didukung oleh displin aparatnya.Penyalahgunaan kekuasaan selalu diawali dengan merosotnya disiplin danperaturan dengan mudahnya dilanggar, atau dicari celah-celahnya untukdilanggar. Disiplin adalah nafasnya suatu organisasi. Tanpa disiplin makaanggota dalam organisasi hanya kumpulan orang-orang yang hanya mencarikeuntungan pribadi dan organisasi itu hanya menunggu waktunya untuk runtuh.
Disiplin dapat berupadisiplin bekerja, disiplin mematuhi aturan/hukum, disiplin menggunakan waktu,disiplin anggaran, disiplin menggunakan fasilitas negara, dan disiplin dalamperencanaan serta pelaksanaan program kerja. Disiplin harus ditanamkan sejakusia dini di sekolah, sehingga setelah orang  dewasa sudah terbiasa dengandisiplin. Menanamkan disiplin pada awalnya perlu dengan latihan-latihan yangkeras untuk mematuhi aturan. Bila sudah terbiasa hidup berdisiplin, maka bebanpekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan.
Disiplin waktu menjadipenting dalam bekerja karena waktu sangat berharga, sementara sebagian orangmenyia-nyiakan waktu untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Manusia perlumelihat keberadaan waktu dalam tiga dimensi, yaitu waktu Kronos(Yunani), adalah waktu biasa dalam ukuran menit, jam, hari, bulan dan tahun.Setiap orang dalam hidupnya diberi Tuhan waktu 24 jam dalam sehari untukdimanfaatkan. Waktu Kairos adalahwaktu peluang/kesempatan yang biasanya hanya datang sekali. Berbuatlahkebaikan, belajar, bekerja, melayani selama ada peluang, karena jika peluangitu lewat tidak akan kembali lagi. Jangan menunda pekerjaan selagi adakesempatan. Waktu Aion adalah waktuabadi, kekal, karena sebagai orang beriman kita percaya bahwa setelah kehidupanyang fana ini ada kehidupan yang abadi dengan waktu yang tak terbatas.

Beberapa Kiat Mengelola Waktu
Waktu adalah sesuatuyang unik yang diberikan secara sama dan adil, 24 jam, 1.440 menit atau 86.400detik dalam satu hari, tanpa memandang umur ataupun kedudukan seseorang. Waktuselalu berjalan dengan laju tertentu dan konstan, tetapi seringkali kitamenganggap “tidak mempunyai cukup waktu”. Karena kita tidak mungkin menciptakanwaktu lebih banyak lagi, maka kita wajib mengelola waktu yang diberikan Tuhankepada kita secara efektif dan efisien. Jika kita tidak mengelola waktu, makaakibatnya kegiatan apa pun tidak dapat dikelola. Tetapi apabila waktu dikeloladengan baik, akan menambah produktivitas dan kinerja organisasi.
Beberap kiat mengelola waktu secara efektif danefisien adalah sebagai berikut :
1.     Jangan membuang-buangwaktu tetapi investasikan waktu. Investasi waktu lebih berharga daripada motoyang selama ini kita kenal : waktu adalah uang (time is money). Menginvestasikan waktu dapat dilakukandengan mengerjakan hal-hal yang bermanfaat untuk masa kini dan masa depan, danhasilnya dirasakan kemudian hari.
2.     Jika ingin mengelolawaktu dengan efektif maka Anda harus mengendalikan hidup Anda. Hidup yangterorganisasi dengan baik akan memberikan waktu cukup untuk merencanakan,menentukan prioritas, bertindak dan melanjutkan tindakan. Waktu tidak dapatditabung tetapi dipergunakan dengan bijaksana. Waktu sebagai peluang yangberlalu akan hilang selamanya. Waktu tidak dapat diganti, ia tidak elastis dantidak mungkin kembali.
3.     Disiplin diri adalahkunci dalam mengelola waktu. Disiplin dapat dilatih dengan membiasakan dirimenepati waktu yang telah direncanakan atau dijadwalkan. Mulailah denganhal-hal kecil seperti : “Lebih baikdatang beberapa waktu sebelum acara dimulai, daripada datang terlambatsemenit.”
4.     Memerangi danmemenangkan waktu. Waktu adalah sumberdaya paling langka yang apabila tidakdikelola dengan baik maka apapun tidak dapat dikelola. Anda harusmemobilisasikan diridan orang lain dalam “perang mini” ini dan memenangkannya.
5.     Memanfaatkan waktusetiap menit, jam dan hari dengan sebaik-baiknya. Orang yang bisa memanfaatkanwaktu akan lebih mudah menangkap peluang untuk kemajuan diri serta organisasi.
6.     Biasakan dengan agendapribadi, menggunakan kalender, catatan harian dan perencanaan waktu agar tidakada yang terlupakan.
7.    Jangan menunda-nunda pekerjaan yangbisa dikerjakan hari ini. Menunda pekerjaan adalah kebiasaan yang salah danmerupakan awal dari kegagalan.
8.    Memiliki waktu cadangan untukmengoreksi, mengevaluasi kegiatan, konsolidasi dan perencanaan kegiatanlanjutan. Dengan waktu cadangan yang cukup kita bisa melakukan perbaikan danpenyempurnaan serta sentuhan akhir (finishingtouch) yang memberi nilai tambah.
9.    Selain investasi waktu denganbekerja, Anda juga perlu investasi waktu dengan berdoa (Ora et Labora). Doa-doaharian, selain ibadat bersama, akan memberi kekuatan dalam diri dan iman Anda,yang merupakan investasi untuk kehidupan yang akan datang.

Menjadi AgenPembangunan
Programpembangunan yang direncanakan oleh Pemerintah Daerah tidak akan mencapai hasilmaksimal apabila tidak didukung oleh partisipasi para PNS untuk menyukseskanprogram-program tersebut. Selain program-program yang bersifat sektoral, adakegiatan-kegiatan lintas sektoral yang bisa dilakukan dengan melibatkan paraPNS. Keterlibatan para PNS bisa dalam bentuk perorangan, relawan, satuan tugas,kepanitiaan, atau bentuk lain yang telah ditentukan. Dalam hal ini para PNSmenjalankan misinya sebagai Abdi Negara/pemerintah, agen pembangunan danpelopor dalam bidang-bidang kehidupan tertentu.
Beberapa kegiatan dalamprogram pembangunan dan kemasyarakatan oleh Pemda yang bisa melibatkan paraAbdi Negara adalah sebagai berikut :
  • Kegiatan di bidang perhubungan sebagai urat nadi perekonomian daerah.
Perlumendapat perhatian dari para insan Aparatur Pemerintah, seperti kebersihan,keamanan dan kenyamanan pengguna jasa, pelayanan yang maksimal dan ramah, tanpamengurangi kewaspadaan, serta menciptakan kondisi yang membuat orang tertarik dalampenggunaan jasa, terutama ditempat-tempat pelayanan umum.
  • Kegiatan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Ada banyak kegiatan yang bisa dikerjakan para Abdi Negara, misalnya membantu usaha perekonomian rakyat, mendorong sektor riil,  kegiatan penanggulangan bencana alam, tim SAR, kegiatan sosial, penyuluhan pertanian kepada masyarakat, pembuatan akte kelahiran anak-anak kurang mampu, menyelenggarakan nikah massal, dan lain-lain.
  • Kegiatan bidang pendidikan, dengan menjadi tenaga-tenaga pengajar/relawan pada daerah-daerah yang kekurangan guru, bimbingan masalah budi pekerti, memberi bimbingan belajar bagi anak-anak keluarga kurang mampu, menjadi orang tua asuh, dll
  • Kegiatan bidang kesehatan, dengan ikut memberi penyuluhan kepada masyarakat tentang kesehatan/kebersihan lingkungan, keluarga berencana (KB), jambanisasi, pencegahan DBD, abatisasi, penyuluhan HIV/Aids, upaya mengatasi gizi buruk dll.
  • Kegiatan olahraga, dengan ikut aktif mengorganisir kegiatan olah raga di masyarakat, mencari bibit olahragawan daerah, penyelenggaraan kejuaraan daerah dll.
  • Kegiatan kesenian, dengan ikut aktif membantu kegiatan kesenian daerah, membuat sanggar kesenian, mengaktifkan seni musik lokal (sasando), seni budaya lokal dll
  • Kegiatan pariwisata, dengan membantu industri pariwisata di masyarakat, promosi pariwisata, membuat buku-buku panduan wisata, dll.
  • Lingkungan Hidup, dengan gerakan menanam pohon, reklamasi pantai dengan tanaman bakau, penanaman pohon jarak , mencegah kerusakan lingkungan.
  • Kegiatan kerohanian, dengan ikut aktif dalam kegiatan lingkungan/jemaat, kelompok doa, dan kegiatan rohani dengan berbaur bersama masyarakat.
  • Kegiatan bidang pertahanan dan keamanan, dengan ikut aktif dalam kegiatan keamanan lingkungan di permukiman, siskamling, early warning, early detection system, dll.
  • Kegiatan pendidikan politik, dengan memberi penyuluhan tentang pemilu, hak dan kewajiban politik, kesadaran memilih dalam pilkada dan pemilu, mencegah berkembangnya golongan putih (golput) dan sebagainya.

Bekerjadengan roh melayani masyarakat bukan sesuatu yang merendahkan diri, tetapijustru memuliakan diri sendiri, pekerjaan, organisasi dan Tuhan. Sebagai AbdiNegara kita patut membalas apa yang sudah kita terima dari Tuhan melalui negaratempat kita mengabdi dengan bekerja melayani masyarakat yang memerlukan jasakepelayanan kita. Dengan melayani masyarakat kita telah ikut memberi kontribusipositif bagi keberhasilan program-program kerja Pemerintah menuju masyarakatyang lebih sejahtera dan bermartabat.

 

SENTRA OLEH-OLEH HAJI, TANAH ABANG


Peluang Usaha


Selasa, 04 Oktober 2011 | 14:10  oleh Ragil Nugroho
SENTRA OLEH-OLEH HAJI, TANAH ABANG
Sentra oleh-oleh haji Tanah Abang: Beli oleh-oleh tidak harus ke Arab (1)

Selain terkenal sebagai sentra tekstil, Pasar Tanah Abang juga dikenal sebagai pusat oleh-oleh haji. Jelang musim haji, sekitar 90 pedagang oleh-oleh khas Arab Saudi sudah sibuk. Mereka bersiap menyediakan oleh-oleh jemaah haji yang pulang dari Mekkah.

Bagi warga ibu kota, tentu nama Pasar Tanah Abang sudah sangat dikenal. Di pasar inilah segala macam tekstil dan produk tekstil diperjualbelikan. Bahkan bisa dibilang inilah pasar grosir tekstil terbesar di Asia Tenggara.

Namun, ada sisi lain di Pasar Tanah Abang yang tak kalah menariknya. Ya, bagi yang belum tahu dan tahun ini akan berangkat menunaikan ibadah haji, di Pasar Tanah Abang ini ada pusat oleh-oleh haji.

Di sini, segala macam produk yang biasa dibawa jemaah haji dari Tanah Suci tersedia. Aneka produk Timur Tengah itu dengan mudah ditemukan di pasar ini. Untuk menemukan penjual oleh-oleh haji itu juga tidak sulit. Para pedagang ini banyak membuka toko di sebelah kiri dan kanan jalan KH Mas Mansyur. Lokasi bisa ditempuh dengan waktu 15 menit dari Jalan Casablanca.

Oleh-oleh haji yang dijual pedagang itu beragam, mulai dari buah kurma, kacang arab, air zam-zam, minyak habatusauda, minyak zaitun, teko, lampu, kopiah, baju, sajadah, permadani, tasbih, dan masih banyak lagi.

Beberapa toko menjual parfum khas Arab, termasuk pacar kuku. Sebagian pedagang juga menjual CD dan MP3 musik Arab. "Dari pada berat-berat membawa oleh-oleh dari Arab mendingan belanja ke kami saja," kata Hamzah Fathoni, pemilik Toko Kafilah di Pasar Tanah Abang itu.

Pelanggan Hamzah kebanyakan jemaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci. Mereka membeli oleh-oleh untuk menutup kekurangan buah tangan yang dibeli di Arab Saudi. "Kalau beli ke kami, jemaah haji tak perlu repot memikirkan bagasi pesawat," kata Hamzah.

Pedagang oleh-olah haji tentu bukan Hamzah doang, karena di sini setidaknya ada 90 pedagang yang berjualan. Kebanyakan mereka adalah warga keturunan Arab. Selain di jalan KH Mas Mansyur, puluhan pedagang lain berada di lantai 5 Blok A, Pasar Tanah Abang.

Menurut Hamzah, pedagang oleh-oleh haji di pasar Tanah Abang sudah ada sejak tahun 1980-an. "Ketika itu baru ada empat pedagang warga keturunan Arab," ujar Hamzah.

Sementara toko Kafilah milik Hamzah sudah berdiri sejak tahun 1991. Toko itu merupakan warisan dari orang tuanya. "Jumlah toko makin ramai setelah tahun 2000," terang Hamzah.

Bertambahnya jumlah pedagang itu tak luput dari ramainya pembeli yang mencari oleh-oleh haji. Kondisi itu didukung oleh beragamnya produk dan pilihan yang dijual pedagang. Di pasar ini, jemaah haji gampang menemukan oleh-oleh nan mahal hingga yang murah.

Buah kurma misalkan, tersedia dari harga Rp 50.000 per kilogram (kg) hingga ada yang Rp 350.000 per kg, tergantung jenisnya. "Paling mahal jenis kurma Nabi yang dipercaya menyembuhkan penyakit," kata Salsabila, pemilik Toko Barokah.

Begitu juga harga berbagai jenis kacang Arab. Ada jenis kacang arab keju, mentega, dan kacang madinah. Harga mulai Rp 40.000 hingga Rp 65.000 per kg. Pedagang mengklaim, harga jual oleh-oleh haji itu tidak jauh beda dengan harga di Arab Saudi.

Untuk air zam-zam dijual antara Rp 225.000-Rp 450.000 per galon. Adapun tasbih, teko, gelas, dan sajadah, dijual dari rentang harga Rp 25.000-Rp 135.000.



Peluang Usaha


Rabu, 05 Oktober 2011 | 17:22  oleh Ragil Nugroho
SENTRA OLEH-OLEH HAJI, TANAH ABANG
Sentra oleh-oleh haji Tanah Abang: Tambah pasokan sambut musim haji (2)

Pedagang oleh-oleh haji di pasar Tanah Abang, Jakarta sudah menambah stok untuk menghadapi kenaikan permintaan dari jemaah haji yang yang kembali ke Indonesia. Agar produk tersedia, sebagian pedagang mengimpornya sejak Agustus lalu, langsung dari Arab Saudi.

Hari Raya Idul Adha atau akrab disebut Lebaran Haji jatuh tanggal 10 Dzulhijah atau 6 November 2011. Saat itu, umat Islam dari seluruh penjuru dunia menunaikan ibadah haji di kota Mekkah, Arab Saudi.

Walau Lebaran Haji masih lama, kesibukan begitu terasa di sentra oleh-oleh haji di pasar Tanah Abang. Puluhan pedagang sudah sibuk memajang dagangan, berupa oleh-oleh khas haji seperti kurma, kacang arab, air zam-zam, sajadah di tokonya.

Mereka sibuk menghadapi kenaikan permintaan saat para jemaah haji pulang ke Tanah Air. Tak hanya melayani pelanggan yang datang langsung ke toko, mereka juga menerima pesanan dari pelanggan lewat telepon. "Biar masih sebulan lagi, pelanggan sudah ramai," ujar Hamzah Fathoni, pemilik toko Kafilah di Tanah Abang.

Untuk mengantisipasi kenaikan permintaan, Hamzah bahkan sudah menimbun barang-barang dagangannya jauh-jauh hari. Ia mengaku, paham betul kapan waktu ramai pembeli. Wajar saja, karena ia sudah bergelut dalam bisnis ini sejak 10 tahun silam.

Untuk menambah stok oleh-oleh haji, Hamzah mengimpornya langsung dari Arab Saudi. "Kebetulan, ada saudara yang jadi eksportir di sana," kata Hamzah.

Agustus lalu, Hamzah bahkan sudah menerima kiriman tiga kontainer oleh-oleh haji dari Arab Saudi. Kiriman itu langsung ia terima di pelabuhan Tanjung Priok. "Ini bisnis keluarga kami yang di Arab Saudi dan yang di Indonesia," kata Hamzah yang enggan menyebut nilai impor itu.

Baru-baru ini, dia juga mendatangkan produk makanan seperti kurma, air zam-zam dan kacang arab. "Sebulan sebelum Lebaran Haji, stok kami sudah ada semua," ungkap Hamzah.

Ia memperbanyak stok sejak jauh-jauh hari karena pelanggannya tak hanya sebatas Jabodetabek saja, tapi juga datang dari daerah. "Untuk pelanggan yang jauh, pesanan saya kirim pakai jasa logistik," terang Hamzah.

Ia juga melayani pesanan dari pedagang. Seperti bulan ini, pesanan dari pedagang sudah mulai ramai. Apalagi, kata Hamzah, harga yang ia banderol saat ini masih terbilang miring ketimbang saat Lebaran tiba. "Saat Lebaran harga sudah naik 50%," kata Hamzah yang punya pelanggan di Sumatra dan Jawa.

Roni Rizal, pemilik Toko oleh-oleh haji Toyyibah, juga sudah menambah stoknya dengan impor langsung dari Arab Saudi. Lewat teman lamanya saat masih kuliah di Kairo, lulusan Al-Azhar, Kairo, Mesir ini mendapatkan pasokan dagangan oleh-oleh khas haji.

Menurut Roni, impor langsung oleh-oleh haji dari Arab Saudi sejatinya bisa dilakukan sendiri lewat biro jasa eksportir di Arab. Tapi, Roni enggan menggunakan jasa itu karena biayanya mahal. "Kalau sudah ada kenalan dan saling percaya, lebih gampang dan prosesnya lebih murah," kata pria yang sudah 10 tahun berbisnis oleh-oleh haji itu.

Dari semua jenis barang impor, Roni memperbanyak air zam-zam karena air ini yang paling laris. "Dari total impor saya, 60% nya air zam-zam," ujar Roni yang juga enggan menyebut besaran nilai impornya itu.


Peluang Usaha

 
Kamis, 06 Oktober 2011 | 15:56  oleh Ragil Nugroho
SENTRA OLEH-OLEH HAJI, TANAH ABANG
Sentra oleh-oleh haji Tanah Abang: Panen raya, saat musim haji tiba (3)

Tradisi membawa oleh-oleh haji mendatangkan berkah bagi pedagang oleh-oleh haji di Tanah Abang. Saat musim haji, omzet pedagang naik hingga 200%. Selain air zam-zam dan kurma, ada tren kenaikan penjualan produk herbal dari Arab seperti minyak habatusauda.

Rasanya memang tak afdol kalau pulang dari Tanah Suci Mekkah tak membawa buah tangan. Apalagi kita punya tradisi: silakan pergi asal pulang membawa oleh-oleh. Bagi si penerima oleh-oleh, mungkin akan berucap: tak soal datang sendiri, asalkan merasakan oleh-olehnya.

Kuatnya tradisi oleh-oleh itulah yang dimanfaatkan oleh para pedagang oleh-oleh haji di Pasar Tanah Abang. Apalagi, dari tahun ke tahun, koleksi oleh-oleh haji di pasar ini semakin lengkap saja. Jadi, tak perlu heran, saat musim haji, pasar ini selalu dipenuhi mantan jemaah yang baru menunaikan ibadah haji.

Para jemaah ini membeli oleh-oleh di Tanah Abang, bukannya tanpa alasan. Setidaknya, dengan membeli oleh-oleh di sini, ongkos belanja jadi lebih irit karena tak perlu menambah ongkos kargo pesawat yang tentu sangat mahal.

Hamzah Fathoni, pemilik toko oleh-oleh haji Kafilah di Tanah Abang mengaku selalu memanen omzet berlipat saat musim haji tiba. "Kenaikan omzet bisa mencapai 200%," ungkap Hamzah.

Dalam musim haji, Hamzah bisa mendulang omzet hingga Rp 45 juta per hari. Sementara pada hari-hari biasa, Hamzah hanya mampu meraih omzet Rp 15 juta.

Demikian juga dengan Roni Rizal, pemilik toko Toyyibah. Seperti Hamzah, dia juga menikmati kenaikan omzet yang besar. Lihat saja, kalau di hari biasa dia hanya mampu menangguk omzet tak lebih dari Rp 10 juta per hari, di musim Lebaran, omzetnya bisa tembus Rp 25 juta per hari

Pedagang sendiri sudah punya patokan kapan musim haji tiba, yakni sejak sebulan sebelum Lebaran Haji dan sebulan setelahnya. Pertanda lain, ketika kelompok terbang (kloter) pertama haji tiba di Tanah Air hingga kedatangan kloter terakhir.

Para pedagang perlu mengetahui pasti hal ini. Maklum, ibaratnya petani, saat musim haji adalah saatnya memanen laba. "Musim haji itu adalah masa panen kami," ujar Hamzah, sumringah.

Menurut Roni, sebenarnya penjualan di saat lebaran Idul Fitri juga bagus. Omzet pun bisa naik meski tak setinggi saat musim haji. Saat Lebaran, yang paling laris adalah penganan Arab dan sandang, sajadah, dan tasbih. "Yang paling laris, jelas baju muslimah," ujar Roni.

Dari sekian banyak aneka bentuk oleh-oleh haji, oleh-oleh makanan seperti air zam-zam dan kurma, tetap menjadi pilihan favorit. Setelah itu ada lampu arab, teko, dan juga gelas arab. "Kurma dan air zam-zam menjadi oleh-oleh wajib," kata Hamzah.

Roni pun menikmati segarnya berjualan air zam-zam dan lezatnya berniaga kurma. Namun, Roni bilang, ada tren baru dalam penjualan oleh-oleh haji tahun ini. "Obat herbal dari Arab sekarang lebih laris daripada tahun lalu," kata Roni.

Obat herbal yang mengalami kenaikan permintaan itu adalah minyak jintan hitam atau dikenal dengan nama habatusauda. "Kenaikan bisa 50% ," kata Roni.

Menurut Roni, kenaikan permintaan habatusauda terjadi karena meningkatnya tren pengobatan alternatif. Dalam menjual habatusauda itu, Roni menjualnya dalam dua bentuk cair dan kapsul.

Sumber:
http://peluangusaha.kontan.co.id/v2/read/peluangusaha/79186/Sentra-oleh-oleh-haji-Tanah-Abang-Tambah-pasokan-sambut-musim-haji-2
http://peluangusaha.kontan.co.id/v2/read/peluangusaha/79044/Sentra-oleh-oleh-haji-Tanah-Abang-Beli-oleh-oleh-tidak-harus-ke-Arab-1
http://peluangusaha.kontan.co.id/v2/read/peluangusaha/79296/Sentra-oleh-oleh-haji-Tanah-Abang-Panen-raya-saat-musim-haji-tiba-3-

Trik Menjadi Miliuner Muda


PDF Cetak E-mail
Selasa, 04 Oktober 2011 13:27
Miliuner tingkat dunia tak cuma Bill Gates, Donald Trump, ataupun Warren Buffet. Setiap tahun, selalu saja ada orang baru yang berhasil menjadi miliuner baru. Yang mencengangkan, sebagian dari mereka sudah menjadi miliuner di saat masih remaja dan bukan karena warisan. Mereka tetap rendah hati dan mau berbagi visi dan kisah suksesnya kepada orang lain.

mark.zuckerberg1. Mark Elliot Zuckerberg, 27 tahun

Dari ruang asramanya di Harvard, ia bersama Andrew McCollum mengembangkan situs jejaring sosial Facebook pada 15 Februari 2004. Saat ini pengguna aktif jejaring ini lebih dari 66 juta dan penjualan per tahunnya mencapai US$ 150 juta. Majalah Forbes mencatat lelaki kelahiran 14 Mei 1984 di White Plains, New York, ini sebagai miliarder termuda atas usaha sendiri dan bukan karena warisan. 

2. Sean Belnick, 24 tahun


Di usia 16 tahun, Sean sudah menjadi miliuner dengan cara menjual kursi-kursi kantor secara online di situs BizChair.com. Namun ia tetap memprioritaskan pendidikan dan menyelesaikan kuliah di Emory University’s Goizueta Business School.

Nasihat: “Tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai dan saya melakukannya di usia 14 tahun. Ada banyak informasi di Internet. Lakukan penelitian dan temukan apa yang menjadi dambaanmu.”

3. Jermaine Grigs, 27 tahun
Ia menjadi miliuner di usia 23 tahun dengan mengejar gairahnya untuk menjadi guru musik. Situsnya, HearAndPlay.com, didesain untuk membantu orang belajar memainkan piano, gitar, dan drum tanpa perlu membaca not balok. Lebih dari 2 juta pelajar mengunduh pelajarannya setiap tahun.

Nasihat: "Mengertilah kekuatan penjualan, jangan hanya mengerti siapa Anda dan ide Anda. Pelajari bisnisnya. Pelajari bagaimana orang-orang sebelum Anda berhasil menjalaninya. Cari pula orang-orang yang memiliki mimpi serta aspirasi yang sama dengan Anda."

4. Matt Mickiewicz

Di usia 22 tahun ia mencapai gelar miliuner lewat tiga situs yang diciptakannya: SitePoint, 99Designs, dan Flippa.com. Menurut Mickiewicz, Internet memberikan para wirausahawan umpan balik yang langsung kepada para pelanggan, membuatnya jadi lebih murah untuk mengetes dan meluncurkan ide.

Nasihat: "Orang yang mengatakan bahwa dibutuhkan modal besar untuk mencetak banyak uang hanyalah orang yang mencari-cari alasan. Ciptakan nilai besar untuk orang lain dengan menyediakan solusi yang belum pernah ada sebelumnya."

5. Juliett Brindak
Di usia 19 tahun, wanita ini sudah mencetak diri menjadi miliuner. Ia mulai menggambar tokoh-tokoh remaja perempuan sejak usia 10 tahun. Kemudian ia menggunakan karakter-karakter tersebut dalam situsnya, MissO and Friends.

Nasihat: "Isi tim Anda dengan orang-orang yang percaya pada ide Anda. Jika ada yang mulai meragukan perusahaan Anda, sebaiknya segera disingkirkan."

6. Cameron Johnsonn

Di usia 9 tahun ia mulai membuat perusahaan pembuatan kartu ucapan di rumahnya. Di usia 12, ia membantu saudarinya yang membuat koleksi Beanie Baby dan meraih untung sekitar US$ 50 ribu. Kini, di usia 25 tahun, ia sudah berhasil meluncurkan lebih dari puluhan situs, bahkan memiliki acara televisi sendiri di BBC, bertajuk Beat the Boss.

Nasihat: "Mulailah bergerak. Lakukan sesuatu mulai dari yang kecil. Semakin kecil modalnya, semakin mudah mendapatkan keuntungan. Ciptakan nilai lebih untuk orang lain, dan Anda akan mendapatkan hasil lebih."

7. Catherine Cook

Saat ini usianya menginjak 20 tahun. Ia bersama kakaknya, David dan Geoff, memulai sebuah situs jejaring sosial yang populer di kalangan remaja Amerika, myYearbook.

Nasihat: "Berhentilah berpikir dan mulailah melakukan. Masa muda adalah waktu paling tepat untuk memulai usaha karena belum ada tanggung jawab layaknya orang dewasa. Anda boleh gagal, tapi bisa mengubahnya menjadi kesuksesan di upaya berikutnya." (*/Tempointeraktif)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/beranda/37-advise/11686-trik-menjadi-miliuner-muda.html

Subagio Hadiwidjojo, Menuai Untung di Bisnis Donat dan Kopi


PDF Cetak E-mail
Selasa, 04 Oktober 2011 17:10
Menjalankan sebuah bisnis, apapun jenis bisnisnya, memang memerlukan perencanaan yang sangat matang. Dengan perencanaan yang matang pula, seorang entrepreneur bisa mengolah sebuah peluang bisnis yang ada, menjadi bisnis yang sangat menjanjikan. Konsep itulah yang selalu dipegang oleh B. Subagio Hadiwidjojo, seorang entrepreneur yang bergerak di bidang food and beverages untuk kategori Donuts and Coffee, dengan brand Double Dipps. Kini dengan sistem waralaba yang dikembangkannya, Double Dipps telah memiliki lebih dari 100 gerai diseluruh Indonesia, hanya dalam waktu tiga tahun saja!

subagio_picJalan hidup menjadi seorang entrepreneur memang sudah menjadi cita-cita pria yang lahir di Tulung Agung, Jawa Timur, tahun 1964. Menjadi anak laki-laki pertama dikeluarganya, membuat Subagio sudah merasakan tanggung jawab yang besar untuk menghidupi keluarga, terutama dua orang adiknya. Terlebih lagi saat ia harus kehilangan sang ayah saat ia menginjak kelas dua SMP.

“Saya harus berfikir tidak untuk diri saya saja, tetapi bagaimana saya bisa menghidupi keluarga saya. Kalau saya dulu kerja ikut orang, saya mungkin bisa menghidupi diri saya sendiri. Tapi kenyataannya, saya harus menghidupi juga adik-adik saya. Jadi tekat saya bulat untuk menjadi seorang entrepreneur. Lalu setelah SMA, saya ambil S1 tehnik sipil dan bekerja sebagai seorang kontraktor,” kenang Subagio, saat menceritakan masa mudanya.

Sebagai seorang kontraktor, Subagiopun sudah terbiasa bekerja dengan konsep dan perencanaan yang matang. Pria yang mengidolakan Ir. Ciputra inipun mulai merancang mimpinya menjadi seorang wirausahawan dengan memulai bisnis kecil kecilan dibidang property. Baginya, konsep yang matang dalam berbisnis adalah kunci sukses seorang enterepreneur dalam menjalankan bisnisnya, terlepas bisnis apapun yang ia jalankan.

“Saya melihat ini suatu peluang, kalau peluangkan tidak harus sama dengan latar belakang yang kita punya. Yang penting kita punya konsep yang tepat untuk menjalankannya. Dengan konsep yang kuat, kita bisa mempekerjakan tim yang tepat, agar bisnis kita bisa berjalan baik. Itu mengapa saya awalnya terjun di bisnis donat dan kopi, yang memang jauh dari latar belakang saya sebagai seorang kontraktor,” lanjut Subagio.

Dalam menjalankan bisnisnya, Subagio pun tak lepas dari sebuah kegagalan. Baginya bisnis memang perlu melewati prosestrial and error, sebelum akhirnya mencapai kesuksesan. “Kalau bicara kegagalan, itu sudah merupakan makanan sehari-hari. Untuk sukses, kita harus terlebih dahulu melalui beberapa fase yang bisa membuat diri kita lebih dewasa. kalau diawal, karena kita ga punya modal, kita harus tunjukan kepada orang bahwa kita punya keahlian dan kejujuran. dari kejujuran itu, orang akan mulai percaya kepada kita. dari sana kita harus bina networking kita agar makin banyak relasi yang mempercayai kita untuk bekerjasama,” ujarnya.

Dalam menjalani bisnis donatnya, Subagio tergolong cukup senior, karena ia memulai bisnis ini disaat telah menginjak usia 40 tahun. Namun, hal itu tak membuatnya merasa kalah dari pebisnis lain yang usianya jauh lebih muda darinya. Justru sebaliknya, ia merasa usianya adalah usia yang tepat baginya untuk bersaing di bisnis food and beverages.

Diusianya yang telah matang dan pengalaman 20 tahun dibisnis property, ia pun sudah siap secara mental dan jam terbang, sebagai seorang enterepreneur. Baginya, pengalmanannya sebagai kontraktor telah menempa mentalnya, dan memberinya networking yang luas dikalangan pebisnis. Baginya, sebagai wirausahawan, seseorang harus bisa menjadi orang yang bisa dipercaya baik secara kemampuannya berbisnis maupun kejujurannya dalam menjalankan usaha. Hal itu nantinya akan memudahkannya untuk bisa menjalankan bisnis apapun, dan melewati kesulitan yang beragam dalam menjaga kelangsungan bisnisnya.

“Saya bangga memulai usaha di atas kepala empat, karena track record saya sudah kelihatan di luar, nama baik saya sudah cukup dipercaya. Bagi saya itu faktor kunci yang tidak bisa ditukar dengan apapun,” ungkap Subagio.

Sebagai enterepreneur yang cukup senior, pria yang juga sedang mengembangkan waralaba dibidang property inipun ingin agar bisnisnya bisa memotifasi orang lain untuk bisa terjun menjadi wirausahawan. Diapun yakin, dengan makin berkembangnya bisnis waralaba di Indonesia, akan membuka mata banyak orang tentang peluang bisnis dibidang kewirausahaan. Baginya, sebagai seorang wirausahawan, tantangan terbesar adalah bagaimana dirinya bisa menciptakan entrepreneur-enterepreneur baru. Jadi bukan hanya fokus terhadap bisnis yang digeluti saja, tapi seorangentrepreneur pun harus bisa menumbuhkan jiwa kewirausahaan lewat produk yang ia pasarkan.

Bagi Subagio, menjadi pengusaha adalah sebuah mimpi yang harus diraih. “Untuk jadi pengusaha itu kita harus punya impian. Seorang pengusaha akan sukses jika memiliki visi yang jelas dari bisnisnya. Lalu kita harus punya hasrat, itulah yang akan membuat kita semangat untuk mengejar mimpi kita. Selanjutnya, kita harus kerja keras dengan semangat yang juga tinggi. Terakhir, jangan lupa berdoa karena bagaimanapun Tuhanlah yang memberi kita jalan yang terbaik,” ujarnya, menutup perbincangan. (*/Gentur)

Sumber:
http://ciputraentrepreneurship.com/kuliner/11697-subagio-hadiwidjojo-menuai-untung-di-bisnis-donat-dan-kopi.html

Resep Membuat Batagor Bandung

Peluang usaha makanan memang gak ada habisnya, karena merupakan kebutuhan pokok manusia. Jika anda ingin membuka usaha sukses di bidang makanan bisa anda lirik menu batagor yang satu ini. Batagor bukan hanya jajanan murahan kalau anda kreasikan maka akan menjadi jajanan dengan harga jual tinggi. Resep membuat batagor bandung dapat anda buat dengan mengikuti resep dibawah ini :


Bahan untuk batagor bandung :
  • 150 gram udang kupas, dicincang
  • 150 gram daging ayam, dicincang
  • 5 buah tahu putih besar, dipotong diagonal membentuk segitiga
  • 9 lembar kulit pangsit goreng
  • 6 sendok makan tepung kanji/tapioka
  • 3 sendok makan minyak wijen
  • 1 batang daun bawang, dirajang halus
  • 1 butir telur
  • Garam secukupnya
Bahan jika memakai saus kacang :
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok teh cuka
  • 150 gram kacang tanah digoreng dan dihaluskan atau pindakaas/selai kacang 4 buah cabai merah dikeluarkan biji,dipotong-potong dan digoreng, dihaluskan
  • Garam secukupnya
  • Air secukupnya
Cara membuat batagor bandung :
  • Keruk isi tahu untuk memberi tempat bagi adonan baso.
  • Kocok telur kemudian masukkan udang dan ayam yang telah dicincang, tepung kanji, minyak wijen, garam dan rajangan daun bawang.
  • Aduk rata hingga menjadi adonan yang dapat dibentuk.
  • Masukkan adonan ke dalam tahu yang telah dikeruk isinya tadi.
  • Untuk pangsit, ambil sedikit adonan, letakkan ditengah-tengah kulit pangsit, lalu ke empat sudut kulit pangsit disatukan dan ditekuk keluar.
  • Panaskan minyak dalam panci atau penggorengan.
  • Goreng tahu dan pangsit dalam minyak panas hingga matang dan berwarna kecoklatan.
  • Pada saat menggoreng, tahu dan pangsit sebaiknya terendam seluruhnya dalam minyak (deep fried).
Cara membuat saus kacang :
  • Campur kacang tanah goreng yang telah dihaluskan atau selai kacang dengan cabai merah goreng yang telah dihaluskan, gula pasir, cuka, garam dan air.
  • Panaskan sebentar hingga mendidih dan mengental.
Penyajian batagor dapat dibuat semenarik mungkin yang bisa menggugah selera. Potong-potong batagor menggunakan gunting atau pisau lalu tuangkan saus kacang, kecap manis serta jeruk purut. Resep membuat batagor bandung diatas dibuat untuk 10 buah batagor.

Tips Perawatan Anak Kelinci yang Baru Lahir

Bagi anak kelinci yang baru sama halnya dengan anak binatang lain yang baru dilahirkan memerlukan perhatian yang lebih dari induknya karena kelinci tergolong hewan yang biasanya dijadikan sebagai Hewan Peliharaan maka secara otomatis si pemelihara harus terlibat dalam mengurus "persalinan" induk kelinci tersebut. Kelinci tergolong binatang menyusui yang tak terlalu ribet dalam merawat anak-anaknya yang baru lahir.

Secara umum, hal penting yang biasanya diterapkan untuk merawat anak kelinci yang baru lahir, yaitu;

* Melakukan pemeriksaan secara tekun dan telaten terhadap anak kelinci yang baru saja dilahirkan.
* Semaksimal mungkin berusaha menjaga keselamatan anak kelinci.
* Melakukan pemindahan anak kelinci yang jumlahnya terlalu banyak ke induk kelinci yang tidak menyusui.

Tidak ada Calon jemaah haji tertinggal pemberangkatan

Rembang-709 calon jemaah haji Kabupaten Rembang tanggal 26 dan 27 oktober mendatang siap diberangkatkan. Kantor kementrian agama Kabupaten Rembang telah menyiapkan dan menyelesaikan segala administrasinya. Namun pihaknya sangat menekankan kepada calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan menjelang pemberangkatan. Hal tersebut disampaikan Kasi urusan haji dan umroh Mahmudi.


Mahmudi menyebutkan dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya saat pemberangkatan ke embarkasi dipastikan ada beberapa calon jemaah haji Rembang yang tertinggal karena sakit, sehingga harus ikut terbang dengan kloter berikutnya.. Namun kali ini diupayakan jangan sampai tertinggal, pasalnya apabila tertinggal lebih dari 3 hari dikawatirkan terancam tidak bisa diberangkatkan, karena kloter terakhir yang diberangkatkan tanggal 30 Oktober.


Untuk itu diharapkan menjelang pemberangkatan, calon jemaah haji tidak menerima tamu hingga tengah malam, yang bisa menyebabkan kesehatannya menurun.


Mahmudi menyebutkan sesuai jadwal pemberangkatan, kloter 81 dengan jumlah 339 orang akan diberangkatkan tanggal 26 Oktober dan kloter 82 dengan jumlah 370 orang akan diberangkatkan tanggal 27 Oktober .


Selain 709 calon jemaah haji kabupaten Rembang yang diberangkatkan, masih ada tambahan 3 orang yang akan diberangkatkan, yakni Mahmudi beserta istrinya dari Sidorejo kecamatan sedan dan Kiswati dari Klaboran kecamatan Kragan. Mereka masuk kloter 90 dalam tambahan porsi haji nasional. Rencananya kloter dengan sebutan sapu jagad ini akan berangkat tanggal 29 Oktober bersama calon jemaah haji dari kabupaten/ kota di jawa tengah.


Mahmudi juga mengingatkan kepada calon jemaah haji untuk segera mengumpulkan koper haji dimasing-masing konsentrasi pemberangkatan. Untuk kloter 81 dikumpulkan H min 2 dan kloter 82 H min 3 sebelum pemberangkatan.