Minggu, 11 September 2011

Garis Polisi Dilepas, sisa kebakaran dibersihkan

Rembang-Garis polisi (police line) yang dipasang aparat keamanan pasca peristiwa kebakaran Pasar Induk Rembang rabu sore, Jumat pagi mulai dilepas. Pemilik kios dan lapak yang terbakar sudah diperbolehkan meneliti sisa tempatnya berjualan.


Pelepasan garis polisi di lokasi kebakaran disaksikan Wakil Bupati, Sekda, Waka Polres dan anggota DPRD Rembang. Momen tersebut sekaligus digunakan untuk menampung keluhan para pedagang korban kebakaran.


Sekda Rembang, Hamzah Fatoni menyebutkan, para pedagang pemilik kios yang terbakar terhitung hari jumat lalu sudah diperbolehkan meneliti dan mengambil sisa-sisa barang berharga dari tempatnya berjualan. Namun dengan catatan harus menunjukan kartu tanda anggota pedagang pasar.


Kemudian tambah Hamzah Fatoni, pada hari Minggu kemarin puing-puing sisa kebakaran dibersihkan dengan alat berat, sampai benar-benar bersih. Sedikitnya memakan waktu hingga lima hari dan para pedagang diperkenankan mendirikan tempat darurat untuk kembali mencari nafkah, sesuai dengan posisi sebelumnya.


Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rembang Mujoko, pembersihan lokasi sia kebakaran memakan waktu 4 hari, dan berakhir Rabu mendatang. Pembersihan untuk sisa besi dan rangka baja sisa los pasar merupakan asset Pemkab Rembang, setelah dibongkar selanjutnya ditampung di kantor PU setempat. Sementara onggokan barang tak berharga dibuang ke ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Landoh, Kecamatan Sulang.


Mujoko menambahkan, pihaknya hanya bertabnggunjawab atas pembersihan lokasi bekas kebakaran, untu mekanisme pengaturan operasional pasar setelah bersih nanti diserahkan kepada SKPD terkait.


Pembersihan sisa-sisa benda terbakar di Pasar Induk Rembang dipantau oleh Asisten 2 Sekda Rembang-Supradja, Kepala Dinperindagkop & UMKM Rembang-Waluyo, Ka Satpol PP-Slamet Riyadi dan staf SKPD terkait. Dikerahkan juga mobil pemadam kebakaran dan tanki air untuk antisipasi, pasalnya pemotongan besi dan baja sisa rangka bangunan menggunakan las sehingga percikan api dikhawatirkan menyambar sisa-sisa bahan mudah terbakar yang masih tersisa di lokasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar